SimpulRakyat.co.id, Makassar – Pengurus Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Sulawesi Selatan (Sulsel) mengevaluasi keikutsertaan kontingen Sulsel pada Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV 2026 di Manokwari, Papua Barat.
Evaluasi tersebut dibahas dalam rapat kerja (raker) LPPD Sulsel yang digelar di Sekretariat LPPD Sulsel, Jalan Prof Dr H Abdurrahman Basalamah Nomor 59, Panakkukang, Makassar, Sabtu (29/8/2026).
Raker yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari itu diikuti sekitar 40 peserta. Kegiatan dibuka dan dipimpin Ketua Umum LPPD Sulsel Pdt Adrie O Massie, didampingi Sekretaris Umum Dr Since Erna Lamba.
Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Kristen Kanwil Kementerian Agama Sulsel, Merpati Sampe Liling, turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Sekretaris II LPPD Sulsel sekaligus Ketua Panitia Pemberangkatan Kontingen, Alfred Cornelis Benu, mengatakan evaluasi dilakukan secara menyeluruh sebagai bahan perbaikan menghadapi Pesparawi Nasional XV 2029 di Palu, Sulawesi Tengah.
“Evaluasi dilakukan mulai dari penentuan kategori lomba, mekanisme seleksi, hingga penunjukan utusan dari LPPD kabupaten dan kota,” kata Alfred kepada media, Selasa (1/9/2026).
Menurut dia, evaluasi juga mencakup seluruh tahapan persiapan kontingen, mulai dari pemusatan latihan, penggalangan dana pemberangkatan, hingga kebutuhan akomodasi selama berada di Manokwari.
“Hasil evaluasi ini akan menjadi tolok ukur utama dalam mempersiapkan kontingen Sulsel menuju Pesparawi Nasional XV Tahun 2029 di Palu,” ujarnya.
Selain mengevaluasi pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV, raker tersebut membahas program kerja LPPD Sulsel untuk 2027.
Dalam forum itu juga dirumuskan rencana pembentukan kepengurusan LPPD baru di empat daerah, yakni Kabupaten Gowa, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Kota Parepare, dan Kabupaten Luwu.
Alfred mengatakan, raker yang digelar secara hibrida, baik luring maupun daring, turut diikuti perwakilan sejumlah daerah, antara lain Makassar, Maros, Luwu Timur, Tana Toraja, Toraja Utara, dan Palopo.
“Para peserta turut merumuskan strategi agar kontingen Sulsel dapat meningkatkan prestasi dan menargetkan juara umum pada Pesparawi Nasional XV 2029 di Palu,” katanya.
Menurut Alfred, berbagai masukan yang disampaikan dalam raker akan menjadi dasar penguatan program kerja LPPD Sulsel dan kepengurusan di tingkat kabupaten/kota.
Pesparawi Nasional merupakan ajang paduan suara gerejawi yang mempertemukan kontingen dari berbagai daerah di Indonesia. Selain menjadi wadah kompetisi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat kebersamaan umat Kristiani.
Raker LPPD Sulsel ditutup dengan doa dan santap siang bersama. Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua I LPPD Sulsel Yohan C Tinungki, Ketua III Pdt Muhammad Ramli, Bidang Pendanaan Alfrida Tandi, Bidang Penelitian dan Pengembangan Pauline Sjofie Brouwer, serta jajaran pengurus lainnya. (James)


Tinggalkan Balasan