SimpulRakyat.co.id, Tanjung Selor – Sebanyak 13 lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXIII resmi bergabung sebagai aparatur sipil negara (ASN) di wilayah Kalimantan Utara (Kaltara).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara, Andi Amriampa, mengatakan, kehadiran para purna praja tersebut diharapkan dapat memperkuat sumber daya manusia (SDM) pemerintahan sekaligus mendorong regenerasi birokrasi dan peningkatan pelayanan publik.

“BKD Kaltara menilai kehadiran alumni IPDN ini penting untuk mempercepat regenerasi birokrasi, mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat, serta memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional dan berintegritas,” kata Andi Amriampa, Rabu (16/9/2026).

Dia menjelaskan, 13 lulusan IPDN tersebut ditempatkan di enam wilayah pemerintahan di Kaltara.

Rinciannya, empat orang ditempatkan di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltara, dua orang di Kabupaten Bulungan, satu orang di Kabupaten Malinau, tiga orang di Kabupaten Nunukan, dua orang di Kabupaten Tana Tidung, dan satu orang di Kota Tarakan.

Andi Amriampa berharap para ASN muda tersebut dapat segera beradaptasi dengan lingkungan kerja sekaligus memahami karakteristik dan kebutuhan masyarakat di wilayah penugasan masing-masing.

“Harapan saya, para pamong muda ini bisa langsung beradaptasi dengan dinamika tempat kerja baru sembari memahami karakteristik dan kebutuhan masyarakat di lokasi penugasan masing-masing,” ujarnya.

Dia juga mengingatkan para lulusan IPDN agar menjadikan kedisiplinan, integritas, loyalitas, kompetensi, dan semangat pengabdian sebagai landasan dalam menjalankan tugas sebagai ASN.

“Bukan hanya soal menyesuaikan diri dengan iklim kerja dan memahami kearifan lokal, tetapi mereka juga wajib menunjukkan disiplin tinggi, dedikasi, integritas, serta kapasitas diri sebagai ASN yang andal,” tegasnya.

Menurut Andi Amriampa, penempatan para lulusan IPDN tersebut bukan sekadar bagian dari proses administrasi kepegawaian. Penugasan itu menjadi awal bagi mereka untuk membuktikan komitmen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta mendukung pembangunan di Kaltara.

“Penempatan ini adalah titik mula dari perjalanan panjang pengabdian bagi negeri, khususnya dalam mengawal keberlanjutan pembangunan di wilayah Kaltara,” katanya.

BKD Kaltara, lanjut Andi Amriampa, akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) terkait penyelesaian administrasi, pengangkatan, hingga pemetaan pola karier para lulusan IPDN.

“Langkah koordinasi berkelanjutan ini penting untuk menjamin seluruh tahapan kepegawaian dan pembinaan ASN berjalan selaras dengan regulasi,” tutupnya. (James)