SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Assamaturu Tonasa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) menghasilkan sejumlah perangkat untuk mendukung pengembangan Usaha Mikro dan Kecil (UMK) binaan serta pengelolaan media sosial TJSL PT Semen Tonasa.
Berbagai hasil program tersebut dipaparkan dalam Seminar Hasil Program Kerja KKN-T Assamaturu Tonasa Gelombang 116 di Gedung Diklat PT Semen Tonasa, Rabu (12/8/2026).
Program yang dilaksanakan bersama Unit TJSL PT Semen Tonasa itu menghasilkan sejumlah perangkat yang dapat digunakan dan dikembangkan secara berkelanjutan setelah masa KKN berakhir.
Pada bidang UMK, mahasiswa membuat e-catalog yang memuat produk sejumlah UMK binaan, di antaranya Diva Bandeng, Aisnack, MORA, Abon Bunda Alif, dan DIDaDaKu.
E-catalog tersebut dibuat menggunakan Canva Site sehingga dapat diakses secara daring melalui tautan dan kode QR. Kontennya juga dapat diperbarui secara mandiri oleh pengelola TJSL.
Selain e-catalog, mahasiswa menyusun kurikulum pengembangan dan pelatihan UMK bernama Tonasapreneur, dengan tagline “Merangkai Kolaborasi, Menumbuhkan Keberlanjutan”.
Kurikulum tersebut terdiri atas tiga modul pembelajaran yang disusun secara praktis dan berjenjang. Materinya dapat digunakan sebagai acuan pelatihan bagi UMK binaan sekaligus panduan bagi peserta magang di Unit TJSL PT Semen Tonasa.
Peserta magang nantinya dapat dilibatkan sebagai tenaga pengajar bagi UMK binaan sehingga pendampingan dapat diteruskan dari satu angkatan ke angkatan berikutnya.
Mahasiswa juga membuat template keuangan sederhana untuk membantu pelaku UMK melakukan pencatatan dan pembukuan usaha secara rutin.
Pada program Media Sosial TJSL, mahasiswa mengelola akun Instagram @tjsl.sementonasa dengan mengembangkan konten edukasi, dokumentasi, program, dan promosi.
Pengelolaan tersebut menghasilkan sejumlah perangkat, antara lain Brand Guideline media sosial TJSL, chapter book mengenai pengelolaan media sosial, serta template konten berbasis Canva yang dapat diperbarui dan dimodifikasi secara mandiri.
Template tersebut juga dikembangkan dengan mengacu pada Sustainable Development Goals (SDGs), salah satunya melalui rubrik mingguan “Pekan Aksi SDGs”.
Berdasarkan data Instagram Insights, pengelolaan media sosial selama program KKN menunjukkan peningkatan performa.
Dalam analisis 30 hari, jumlah tayangan tercatat meningkat dari 913 menjadi 41.305. Pertumbuhan pengikut bersih juga meningkat dari 35 menjadi 147. Sementara itu, jumlah pengikut akun hingga saat ini mencapai 379 akun.
Jangkauan konten juga meluas ke akun non-pengikut. Konten berformat carousel dan reels tercatat memberikan kontribusi terbesar terhadap peningkatan performa akun.

Salah satu pelaku UMK binaan mengapresiasi pendampingan yang dilakukan mahasiswa, terutama dalam pembenahan identitas merek, mulai dari logo dan brand guideline hingga pembuatan e-catalog.
Menurut dia, pembenahan tersebut membuat produk dapat ditampilkan dan diperkenalkan secara lebih terarah sehingga meningkatkan kepercayaan diri dalam mengembangkan pemasaran usaha.
Senior Manager of TJSL PT Semen Tonasa Abbas mengapresiasi hasil kerja mahasiswa KKN.
“Kami menilai program yang telah disusun dan dilaksanakan oleh mahasiswa KKN memiliki nilai manfaat, khususnya dalam mendukung pengembangan UMKM serta meningkatkan kualitas komunikasi dan publikasi kegiatan TJSL PT Semen Tonasa,” kata Abbas.
Hal senada disampaikan TJSL & Comdev Jr Officer PT Semen Tonasa Muh Syahreza Rifti.
“Pengembangan program UMKM dan pengelolaan media sosial yang dilakukan mahasiswa telah memberikan kontribusi yang baik serta relevan dengan kebutuhan TJSL, khususnya dalam aspek pemberdayaan dan komunikasi publik,” ujar Syahreza.
Program tersebut dilaksanakan di bawah pendampingan Dosen Pendamping Kegiatan (DPK) KKN-T Assamaturu Tonasa Gelombang 116, Yusriah Amaliah.
Seluruh program dikembangkan dengan mengacu pada sejumlah target SDGs, antara lain SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9 tentang Industri, Inovasi dan Infrastruktur, serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Melalui program tersebut, mahasiswa tidak hanya menyelesaikan kegiatan selama masa KKN, tetapi juga menyerahkan berbagai perangkat yang dapat dikembangkan kembali oleh Unit TJSL PT Semen Tonasa dan UMK binaannya.
Perangkat tersebut meliputi kurikulum dan modul pelatihan, e-catalog, template keuangan, brand guideline, serta template media sosial yang dapat diperbarui sesuai kebutuhan. (**)


Tinggalkan Balasan