SimpulRakyat.co.id, Makassar – Tersangka berinisial MD (44), yang diduga terlibat dalam kasus korupsi Kredit Konstruksi PT Bank Sulselbar Cabang Pangkep, ditangkap di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, setelah diburu selama tiga hari.
MD ditangkap Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan bersama Tim Adhyaksa Monitoring Center Kejaksaan Agung RI dan Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Pangkep.
Penangkapan dilakukan di Jalan Tebet Raya Tera 21, Jakarta Selatan, pada malam 19 Agustus 2026.
Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan Muhammad Syarifuddin mengatakan proses hukum terhadap MD dilakukan berdasarkan alat bukti yang sah.
“Tidak ada tempat yang aman bagi para buronan,” kata Syarifuddin di Makassar, Jumat (21/8/2026).
MD ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan penyimpangan pemberian fasilitas Kredit Konstruksi kepada CV Alif Sejahtera pada Bank Sulselbar Cabang Pangkep untuk periode 2022–2023.
Perkara tersebut ditangani Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejari Pangkep setelah menemukan dugaan penyimpangan dalam proses pemberian fasilitas kredit.
Penyidik kemudian melakukan gelar perkara dan menyimpulkan telah terdapat sekurang-kurangnya dua alat bukti yang sah untuk menetapkan MD sebagai tersangka.
MD selanjutnya dipanggil penyidik untuk menjalani pemeriksaan. Namun, dia disebut tidak memenuhi panggilan tersebut dan keberadaannya tidak diketahui.
Penyidik kemudian berkoordinasi dengan Tim Tabur Kejati Sulsel untuk melacak keberadaan MD.
Setelah melakukan pencarian selama tiga hari, tim menemukan MD di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, dan langsung mengamankannya.
Setelah ditangkap, MD dibawa untuk menjalani pemeriksaan oleh Penyidik Pidsus Kejari Pangkep.
MD ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Nomor KEP-31/P.4.27/Fd.2/08/2026.
Penyidik kemudian menahan MD selama 20 hari, terhitung sejak 21 Agustus hingga 9 September 2026 untuk kepentingan penyidikan.
Kejaksaan menyatakan proses penyidikan terhadap perkara dugaan korupsi Kredit Konstruksi CV Alif Sejahtera tersebut masih berlangsung.


Tinggalkan Balasan