SimpulRakyat.co.id, Luwu – Pemerintah Kabupaten Luwu resmi membuka Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026 di Ruang Pola Andi Kambo, Kantor Bupati Luwu, Senin (3/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi awal pembinaan intensif bagi 74 calon anggota Paskibraka yang akan bertugas pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.
Pembukaan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Muh Rudi yang mewakili Bupati Luwu, Danramil mewakili Dandim 1403/Palopo, Kepala UPT Wilayah XI Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Luwu Hj Enrika, para pelatih, pembina, panitia, serta seluruh peserta.
Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Luwu, Hj Enrika, mengatakan peserta pemusatan latihan berasal dari 22 SMA, SMK, dan MA di Kabupaten Luwu. Dari jumlah tersebut, dua peserta terbaik berhasil lolos mewakili Kabupaten Luwu pada seleksi Paskibraka tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Menurut Enrika, seluruh peserta telah melalui proses seleksi yang objektif, transparan, dan kompetitif sehingga mereka merupakan putra-putri terbaik daerah.
Dia meminta seluruh peserta mengikuti setiap tahapan pendidikan dan pelatihan secara sungguh-sungguh serta menjadikan seluruh materi sebagai bekal dalam menjalankan tugas.
“Kalian adalah putra-putri terbaik Kabupaten Luwu. Ikutilah seluruh rangkaian latihan dengan sungguh-sungguh, perhatikan setiap pelajaran yang diberikan, serta tanamkan nilai-nilai kebangsaan, disiplin, dan semangat pengabdian. Kegiatan ini juga bertujuan memperkuat mental dan fisik agar mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” kata Enrika.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Muh Rudi saat membacakan sambutan Bupati Luwu mengatakan Program Paskibraka merupakan amanat Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka.
Menurut dia, program tersebut tidak hanya menyiapkan petugas pengibar bendera pada peringatan Hari Kemerdekaan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan generasi muda yang berkarakter, berintegritas, memiliki wawasan kebangsaan, dan jiwa kepemimpinan.
“Menjadi calon Paskibraka bukan sekadar memperoleh kehormatan mengibarkan Sang Merah Putih. Lebih dari itu, para peserta adalah generasi pilihan yang dipersiapkan menjadi teladan dalam disiplin, integritas, kepemimpinan, semangat gotong royong, dan kecintaan kepada bangsa serta negara,” ujar Muh Rudi.
Dia menegaskan bahwa pemusatan pendidikan dan pelatihan merupakan proses pembentukan karakter yang akan menempa peserta secara fisik, mental, intelektual, dan spiritual agar menjadi pribadi yang tangguh, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki nasionalisme yang kuat.
Muh Rudi juga mengingatkan peserta untuk menjaga kesehatan, menaati seluruh tata tertib, menghormati pelatih dan pembina, serta menjaga nama baik keluarga, sekolah, dan Kabupaten Luwu selama mengikuti pendidikan dan pelatihan.
Selain itu, ia menyampaikan apresiasi kepada para pelatih, pembina, panitia, tenaga medis, dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan.
“Pemerintah Kabupaten Luwu berkomitmen terus mendukung pembinaan generasi muda sebagai investasi terbaik bagi masa depan daerah. Kami berharap melalui kegiatan ini lahir generasi muda yang tidak hanya sukses menjalankan tugas sebagai Paskibraka, tetapi juga mampu menjadi pemimpin masa depan yang membawa Kabupaten Luwu semakin maju, berdaya saing, dan bermartabat,” tuturnya.
Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Calon Paskibraka Kabupaten Luwu Tahun 2026 akan berlangsung hingga menjelang pelaksanaan Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai bagian dari pembinaan kader pemimpin bangsa yang berkarakter Pancasila, disiplin, dan memiliki semangat bela negara.


Tinggalkan Balasan