SimpulRakyat.co.id, Luwu – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet muda Kabupaten Luwu. Tsaqib Akhdan Jasmani, siswa MIS AN-NUR CILALLANG, berhasil meraih Juara 1 Seni Tunggal Tangan Kosong Kategori Usia Dini pada Kejuaraan Nasional Pencak Silat Parepare Championship III Tahun 2026 yang memperebutkan Piala Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenbud RI).
Kejuaraan yang berlangsung di GOR Lompoe, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, pada 10–12 Juli 2026 itu diikuti sekitar 2.000 atlet dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Pulau Jawa, Kalimantan, Sulawesi, kontingen Kodam, hingga sejumlah perguruan tinggi.
Keberhasilan Tsaqib menjadi bagian dari pencapaian gemilang kontingen IPSI Kabupaten Luwu yang sukses keluar sebagai juara nasional. Dari 83 atlet yang diturunkan, Luwu berhasil mengumpulkan 76 medali, terdiri atas 36 emas, 25 perak, dan 15 perunggu.
Kontingen Luwu dipimpin Pendekar Oddang Abbas bersama jajaran pelatih Muhammad Hasrul, S.Pd., Salmawati, S.Pd., Kurniawan, dan Raizatul Husna, S.Pd., M.Pd. Sebanyak 80 atlet berasal dari Perguruan Tapak Suci Putera Muhammadiyah, sedangkan tiga atlet lainnya berasal dari Persinas ASAD. Seluruhnya bertanding membawa nama IPSI Kabupaten Luwu.
Berkat penampilan yang konsisten sepanjang kejuaraan, Kabupaten Luwu juga berhasil menyabet lima penghargaan bergengsi, yakni Juara Umum Usia Dini, Juara Umum Remaja, Juara Umum Dewasa, Juara Favorit Kemenbud RI, serta Piala Wali Kota Parepare.
Ketua tim sekaligus pelatih, Oddang Abbas, mengatakan prestasi yang diraih Tsaqib dan seluruh atlet merupakan hasil dari latihan yang disiplin serta dukungan berbagai pihak.
“Alhamdulillah, prestasi ini merupakan hasil kerja keras para atlet, pelatih, dukungan orang tua, serta doa masyarakat Kabupaten Luwu. Capaian ini kami persembahkan untuk daerah tercinta,” ujarnya.
Menurut Oddang, pembinaan dan keberangkatan kontingen mendapat dukungan dari KONI Kabupaten Luwu, pihak sekolah, orang tua atlet, dukungan pribadi anggota DPRD Kabupaten Luwu, serta para simpatisan yang peduli terhadap kemajuan olahraga pencak silat.
Ketua KONI Luwu, Suharyanto, turut mengapresiasi pencapaian tersebut. Ia menyampaikan selamat kepada seluruh atlet dan pelatih yang kembali mengharumkan nama Kabupaten Luwu di tingkat nasional.
Sementara itu, Ketua IPSI Kabupaten Luwu, Sahmin Sabra, S.Sos., berharap prestasi yang diraih, termasuk keberhasilan Tsaqib Akhdan Jasmani menjadi juara pada kategori usia dini, dapat memotivasi atlet-atlet muda lainnya untuk terus berlatih dan berprestasi hingga tingkat internasional.
Prestasi Tsaqib sekaligus menjadi bukti bahwa pembinaan atlet sejak usia dini di Kabupaten Luwu terus menunjukkan hasil positif dan menjadi fondasi lahirnya pesilat-pesilat berprestasi yang mampu membawa nama daerah di tingkat nasional maupun internasional.


Tinggalkan Balasan