SimpulRakyat.co.id, Luwu – Patroli gabungan yang digelar jajaran Kepolisian Resor (Polres) Luwu melalui Kepolisian Sektor (Polsek) Bua, bersama personel Unit Kecil Lengkap (UKL) Polres Luwu dan Brimob, berhasil menggagalkan potensi aksi tawuran di wilayah Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, pada Selasa malam (05/05/2026).

Kegiatan dimulai dengan apel pengecekan personel pukul 22.30 Wita di Markas Komando (Mako) Polsek Bua. Apel dipimpin langsung oleh Kapolsek Bua, AKP PY. Catur Suhendra, S.H., didampingi Kasat Sabhara sekaligus Kepala UKL, IPTU Anwar Syamsuddin, S.H., serta Komandan Peleton (Danton) Brimob Kompi 3 Yon D Pelopor, AIPTU Haswanto.

Tak lama setelah apel berakhir, tepatnya pukul 22.45 Wita, personel gabungan bergerak melakukan patroli dan penyisiran di sejumlah titik rawan. Fokus pengawasan diarahkan ke Dusun Labokke dan Dusun Padang, Desa Puty. Di lokasi tersebut, petugas menemukan sekelompok pemuda yang berkumpul dan diduga kuat akan melakukan aksi tawuran.

Hasil pemeriksaan di lapangan menunjukkan sejumlah barang bukti berbahaya yang disita petugas, antara lain samurai, parang, badik, tombak, ketapel, anak busur, hingga petasan. Sebanyak 19 pemuda dengan rentang usia remaja hingga dewasa turut diamankan sementara sebagai langkah pencegahan agar tidak terjadi bentrokan antar-kelompok yang dapat meresahkan warga.

Dari jumlah tersebut, lima orang di antaranya terindikasi memiliki dan menguasai senjata tajam. Kelimanya kini masih diamankan di Polsek Bua untuk dimintai keterangan lebih lanjut sesuai prosedur hukum yang berlaku. Hingga dini hari, personel gabungan masih bersiaga di kantor polisi untuk mengantisipasi kemungkinan aksi susulan.

Kapolsek Bua, AKP PY. Catur Suhendra, menegaskan bahwa pola patroli gabungan akan terus ditingkatkan sebagai langkah preventif utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Kami berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dan mencegah segala bentuk gangguan keamanan, termasuk potensi tawuran yang membahayakan keselamatan warga,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Luwu, AKBP Adnan Pandibu, S.H., S.I.K., mengapresiasi kesigapan seluruh personel di lapangan yang mampu menjaga stabilitas keamanan wilayah. Menurutnya, tindakan ini merupakan bukti nyata kesiapsiagaan kepolisian dalam merespons potensi gangguan.

“Kami akan terus mengedepankan langkah pencegahan, namun tetap didukung penegakan hukum yang tegas sekaligus humanis,” ungkap Kapolres.

Ia juga mengimbau kepada orang tua, tokoh masyarakat, dan tokoh agama untuk turut berperan aktif mengawasi dan membina generasi muda. Peran semua elemen masyarakat dinilai sangat penting agar anak-anak muda tidak terlibat dalam aktivitas negatif.

“Mari kita jaga bersama keamanan lingkungan. Peran serta masyarakat adalah kunci utama terciptanya suasana yang aman dan nyaman,” imbuhnya.

Dengan adanya patroli rutin dan sinergitas antar-pihak, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Luwu senantiasa terjaga aman dan kondusif.