SimpulRakyat.co.id, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menekankan pentingnya digitalisasi sebagai strategi utama dalam menjaga dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal tersebut disampaikan Munafri saat membuka High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kota Makassar Tahun Anggaran 2026 yang digelar Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Kamis (9/3/2026).

Menurut Munafri, digitalisasi merupakan instrumen strategis yang berdampak langsung terhadap peningkatan PAD sekaligus daya saing daerah.

“Ini sangat penting untuk memaksimalkan pelayanan digital yang berdampak langsung terhadap peningkatan PAD Kota Makassar,” ujarnya.

Namun demikian, ia menyoroti masih lemahnya kontrol dan pengawasan terhadap sejumlah program digitalisasi yang telah diluncurkan sebelumnya.

“Tahun lalu banyak program digitalisasi diluncurkan, tetapi kontrol dan pengawasannya belum berjalan optimal,” kata dia.

Munafri meminta seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) memastikan setiap program berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak nyata sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

Ia juga menyinggung budaya transaksi yang masih didominasi penggunaan uang tunai, termasuk di kalangan aparatur pemerintah.

“Kita bicara digitalisasi, tapi di kantong kita masih banyak uang tunai. Yang paling penting adalah walk the talk,” ujarnya.

Munafri menegaskan, keberhasilan transformasi digital tidak hanya bergantung pada sistem, tetapi juga perubahan pola pikir dan kebiasaan aparatur, dimulai dari internal pemerintah sebelum diterapkan secara luas ke masyarakat.

Ia menambahkan, digitalisasi berperan penting dalam meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta efisiensi pengelolaan keuangan daerah.

Karena itu, seluruh SKPD diminta menjadikan digitalisasi sebagai prioritas dengan target yang terukur guna mendorong peningkatan PAD.

Meski TP2DD Kota Makassar saat ini berada di peringkat pertama di Sulawesi Selatan, Munafri menilai capaian output dan outcome masih perlu ditingkatkan agar lebih kompetitif dibandingkan daerah lain.