SimpulRakyat.co.id, Makassar – Wartawan senior Suwardi Thahir menekankan pentingnya kolaborasi dalam memajukan organisasi, khususnya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Selatan.
Menurut dia, sinergi antarelemen organisasi menjadi kunci agar seluruh anggota dapat bergerak bersama dalam memaksimalkan potensi demi mencapai prestasi yang lebih baik.
Suwardi yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua PWI Sulawesi Selatan juga mengingatkan pentingnya sikap adaptif di tengah perkembangan zaman.
Ia menilai PWI sebagai organisasi maupun para jurnalis secara individu harus mampu menyesuaikan diri dengan dinamika industri media serta terus meningkatkan kapasitas diri.
Hal tersebut disampaikan Suwardi saat menjamu sekitar 100 jurnalis dalam kegiatan buka puasa bersama dan silaturahmi di Kedai Ayah UQ, Jalan Boulevard, Makassar, Minggu (15/3/2026).
Mayoritas peserta yang hadir merupakan jurnalis senior yang telah lama berkecimpung di dunia pers.
Pertemuan tersebut juga dihadiri anggota PWI Sulawesi Selatan yang masih aktif bekerja di berbagai media, mulai dari lembaga penyiaran seperti TVRI Sulsel dan RRI Makassar hingga media cetak dan portal berita daring.
Suwardi Thahir sendiri merupakan Asesor Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI yang diakui Dewan Pers. Ia juga telah menyatakan kesiapannya maju sebagai calon Ketua PWI Sulawesi Selatan untuk masa bakti 2026–2031.
Pemilihan ketua PWI Sulawesi Selatan akan ditentukan melalui Konferensi Provinsi (Konferprov) yang dijadwalkan berlangsung pada 2026, meskipun waktu pelaksanaannya masih bersifat tentatif.
Sebagai informasi, jabatan Ketua PWI Sulawesi Selatan periode 2021–2026 sebelumnya dipegang Agussalim Alwi Hamu. Setelah masa jabatan tersebut berakhir, PWI Pusat menunjuk Zulkifli Gani Ottoh sebagai pelaksana tugas (Plt) Ketua PWI Sulsel hingga terpilihnya ketua definitif.
Hingga saat ini, Suwardi yang juga jurnalis Harian Fajar Makassar menjadi figur pertama yang secara terbuka menyatakan kesiapannya maju dalam bursa pemilihan Ketua PWI Sulsel.
Dalam kesempatan itu, Suwardi mengajak seluruh pengurus dan anggota PWI untuk memandang masa depan organisasi secara lebih optimistis.
Ia menilai keberhasilan yang dicapai PWI Sulsel saat ini merupakan hasil kerja kolektif para pengurus dan pemimpin sebelumnya.
“Segala pencapaian yang kita nikmati hari ini adalah buah kerja keras seluruh ketua dan pengurus PWI, baik yang sekarang maupun para pendahulu,” kata Suwardi.
Ia menyebut sejumlah tokoh yang pernah berkontribusi bagi perkembangan PWI Sulsel, seperti Agussalim Alwi Hamu, Zulkifli Gani Ottoh, Syamsu Nur, hingga Alwi Hamu.
Menurut Suwardi, dedikasi para tokoh tersebut menjadi fondasi penting bagi perkembangan organisasi hingga saat ini.
Ia pun berkomitmen, jika mendapat mandat memimpin PWI Sulsel ke depan, akan melanjutkan berbagai program yang telah berjalan baik sekaligus menghadirkan inovasi baru.
“Muara dari perjuangan ini adalah kejayaan organisasi dan kesejahteraan setiap anggota melalui kolaborasi dan sikap adaptif,” ujarnya.
Acara buka puasa bersama tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Para jurnalis yang hadir memanfaatkan momentum tersebut untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat solidaritas di lingkungan PWI Sulawesi Selatan. (James)


Tinggalkan Balasan