SimpulRakyat.co.id, Makassar – Dinas Pendidikan Kota Makassar memberlakukan pembelajaran daring bagi pelajar PAUD, TK, SD, hingga SMP menyusul peningkatan intensitas curah hujan di wilayah Kota Makassar dan sekitarnya.

Kebijakan tersebut tertuang dalam surat edaran yang diterbitkan pada Rabu (25/2/2026).

Dalam edaran itu disebutkan kegiatan pembelajaran tatap muka ditiadakan sementara dan digantikan dengan pembelajaran daring mulai 25 hingga 28 Februari 2026.

Kepala Dinas Pendidikan Makassar, Achi Soleman, mengimbau tenaga pengajar tetap melaksanakan pembelajaran sesuai jadwal. Guru diminta memberikan materi dan tugas secara efektif serta profesional selama pelaksanaan sekolah dari rumah.

Selain itu, orang tua diharapkan turut mengawasi dan mendampingi anak selama mengikuti pembelajaran daring.

“Murid diharapkan mengikuti pembelajaran daring dari rumah masing-masing,” demikian salah satu poin dalam surat edaran tersebut.

Sementara itu, Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah IV Makassar memprakirakan potensi curah hujan dengan intensitas tinggi di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan pada 24 Februari hingga 1 Maret 2026.

BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem tersebut. (**)