SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Taruna Tim Reaksi Cepat (TRC) PT Semen Tonasa turut berpartisipasi dalam Operasi Pencarian dan Penyelamatan (SAR) pesawat ATR 42-500 yang dilaporkan mengalami kecelakaan di kawasan pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Minggu (18/01/2026).
Keterlibatan ini menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung upaya kemanusiaan serta penanganan keadaan darurat di wilayah sekitar operasionalnya.
Dalam operasi tersebut, TRC mengerahkan personel yang terdiri atas unsur pimpinan TRC, anggota Satuan Tugas (Satgas) Potensi SAR, dan pengemudi operasional. Secara rinci, personel yang diterjunkan adalah Ketua Harian TRC, Koordinator Lapangan, Wakil Koordinator Lapangan, 13 anggota Satgas Potensi SAR, serta 2 orang driver.
Selain dukungan personel, perusahaan juga menyalurkan bantuan logistik untuk mendukung operasional Posko SAR di Tompobulu. Tim evakuasi diberangkatkan pada Sabtu (17/1), sedangkan tim logistik dikirimkan pada hari ini (18/1) dengan dukungan tenaga potensi SAR dan logistik.
GM Komunikasi, Hukum dan GA PT Semen Tonasa, Muhammad Mursham, menyatakan bahwa kehadiran TRC diharapkan membantu menjaga ritme kerja tim gabungan agar tetap optimal di tengah keterbatasan akses dan medan yang berat.
“Keterlibatan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab kemanusiaan perusahaan. Kami berupaya hadir cepat, bekerja terkoordinasi, dan memberikan dukungan maksimal sesuai kemampuan yang kami miliki,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan TRC juga menjadi wujud kesiapsiagaan perusahaan dalam merespons situasi darurat serta memperkuat sinergi dengan Basarnas, TNI-Polri, Pemerintah Daerah, dan relawan dalam operasi kemanusiaan di Sulawesi Selatan.


Tinggalkan Balasan