SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro mendampingi Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi meninjau perkembangan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) pesawat ATR 42-500 yang hilang kontak, di Posko SAR Kabupaten Pangkep, Rabu (21/1/2026).
Kunjungan bertujuan memastikan posko berfungsi optimal sebagai pusat koordinasi lintas instansi, guna mempercepat dan mengoptimalkan operasi pencarian serta evakuasi di lapangan. Dalam kesempatan tersebut, kedua pejabat menerima paparan terkait situasi terkini, tantangan medan, dan langkah strategis yang dilakukan tim SAR gabungan Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, serta relawan.
Turut hadir Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, dan Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko. Kehadiran para pimpinan ini menunjukkan komitmen negara dalam menangani situasi darurat secara terpadu dan profesional.
Kapolres Pangkep AKBP Muh Husni Ramli menyampaikan bahwa Polres Pangkep telah mengerahkan personel untuk mendukung operasi SAR, mulai dari pengamanan posko, pengaturan jalur, hingga dukungan operasional.
“Sinergi lintas instansi menjadi kunci utama agar operasi kemanusiaan ini dapat berjalan dengan aman dan maksimal,” ujarnya.
Dia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, dan mengikuti arahan petugas demi kelancaran proses pencarian. Diharapkan koordinasi yang semakin solid dapat membuat operasi SAR berjalan efektif, cepat, dan sesuai prosedur.


Tinggalkan Balasan