SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Nasib nahas menimpa Saharuddin (20), seorang pekerja bangunan di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan.

Ia mengalami luka bakar serius setelah tersengat kabel listrik tegangan menengah saat bekerja di atap sebuah ruko di Kelurahan Samalewa, Kecamatan Bungoro, Senin (29/12/2025) siang.

Peristiwa itu terjadi ketika Saharuddin sedang menarik campuran semen dari lantai bawah ke bagian atap bangunan dapur MBG 002.

Saat berdiri dan menggerakkan tali pengangkut, tubuh korban tanpa sengaja menyentuh kabel listrik yang melintang tepat di atas bangunan.

“Jarak kabel dengan atap hanya sekitar satu sampai satu setengah meter. Posisi kabel memang sangat dekat dengan area kerja korban,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pangkep, AKP Saleh, saat dikonfirmasi, Selasa (30/12/2025).

Saleh menjelaskan, kabel listrik tersebut merupakan jaringan terbuka tegangan menengah dengan daya mencapai 20 ribu volt.

Saat tersentuh, tubuh korban langsung mengalami luka bakar parah disertai percikan api, sehingga membuat rekan kerja dan warga sekitar panik.

Melihat kondisi korban yang kritis, warga dan pekerja di lokasi segera melakukan evakuasi darurat. Saharuddin dilarikan menggunakan kendaraan seadanya menuju RSUD Batara Siang Pangkep untuk mendapatkan penanganan medis.

“Dari hasil pemeriksaan awal tim medis, korban mengalami luka bakar sekitar 75 persen yang hampir menutupi seluruh bagian tubuh,” ujar Saleh.

Hingga saat ini, Saharuddin masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit dengan kondisi yang belum stabil.

Insiden tersebut sempat direkam warga dan beredar luas di media sosial. Dalam video yang beredar, terlihat kerumunan masyarakat memadati lokasi kejadian tak lama setelah korban tersengat listrik.

Pihak kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan kerja tersebut. Sejumlah saksi, termasuk rekan kerja korban, telah dimintai keterangan.

“Berdasarkan temuan awal, pihak pemberi kerja sebenarnya sudah pernah mendapat imbauan dari PLN agar meningkatkan kewaspadaan dan menggunakan alat keselamatan kerja. Lokasi bangunan berada tepat di bawah jaringan listrik terbuka tegangan menengah,” pungkas Saleh.

Polisi masih mendalami apakah terdapat unsur kelalaian yang menyebabkan kecelakaan kerja tersebut, sekaligus menunggu perkembangan kondisi korban di rumah sakit.