SimpulRakyat.co.id, Pangkep – SMP IT Insan Cendekia Madani Mandalle melakukan kunjungan silaturahim sekaligus penjajakan kerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pangkep, Senin (29/12/2025).
Kunjungan ini menjadi langkah awal penguatan literasi sekolah melalui dukungan lembaga perpustakaan daerah.
Rombongan SMP IT Insan Cendekia disambut langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pangkep, Muhiddin R, bersama para kepala bidang dan jajaran staf di Ruang Rapat Dinas.
Dalam sambutannya, Muhiddin menyampaikan apresiasi atas inisiatif sekolah yang dinilainya sejalan dengan arah kebijakan pengembangan literasi di Kabupaten Pangkep.
Dia menjelaskan, saat ini dinas memfokuskan program pada peningkatan Indeks Literasi Masyarakat (ILM) dan Indeks Kegemaran Membaca (IKM) melalui pembinaan perpustakaan secara menyeluruh.
“Pembinaan kami tidak hanya menyasar perpustakaan sekolah, tetapi juga perpustakaan desa, kelurahan, taman baca masyarakat, hingga perpustakaan masjid yang mendapat dukungan dari Perpustakaan Nasional,” kata Muhiddin.
Menurut dia, perpustakaan masjid memiliki peran strategis dalam mendekatkan buku kepada masyarakat karena berada di lingkungan yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari warga.
“Perpustakaan masjid sangat strategis untuk mendekatkan akses bacaan dan meningkatkan minat baca di lingkungan rumah,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan SMP IT Insan Cendekia Madani Mandalle, Ningsi, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut dilandasi oleh visi pondok dalam membentuk generasi Islami, cerdas, dan mandiri.
Salah satu pilar penting untuk mencapai visi tersebut, kata dia, adalah menumbuhkan budaya literasi sejak dini.
“Minat baca adalah pondasi kecerdasan siswa. Namun kami masih menghadapi keterbatasan ragam bahan bacaan, terutama untuk mendukung program Silent Reading yang rutin kami lakukan di sekolah,” ungkap Ningsi.
Dia berharap, melalui pertemuan ini, sekolah dapat membangun kerja sama formal dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pangkep, baik dalam peminjaman koleksi buku maupun pembinaan teknis pengelolaan perpustakaan sekolah.
“Kami berharap ada kerja sama nyata dalam peminjaman buku koleksi dan pembinaan teknis perpustakaan agar literasi di sekolah bisa berkembang lebih pesat,” kata Ningsi.
Pertemuan tersebut ditutup dengan diskusi mengenai langkah-langkah kolaborasi teknis yang akan ditindaklanjuti dalam waktu dekat.
Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan ketersediaan dan keberagaman bahan bacaan bagi siswa, sekaligus memperkuat ekosistem literasi di lingkungan pendidikan Kabupaten Pangkep.


Tinggalkan Balasan