SimpulRakyat.co.id, Luwu – Warga Desa Bakti, Kecamatan Ponrang Selatan, Kabupaten Luwu, dibuat resah oleh bau menyengat yang diduga berasal dari limbah salah satu pabrik tahu di wilayah tersebut.

Aroma tak sedap yang muncul sejak beberapa waktu terakhir itu dinilai telah mencemari lingkungan dan mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar.

Sejumlah warga mengaku kesulitan beraktivitas karena bau limbah yang semakin parah pada malam hari. Mereka berharap pemerintah setempat segera turun tangan melakukan pengawasan dan penindakan agar masalah ini tidak berlarut-larut.

“Kami meminta pemerintah memperhatikan kondisi ini. Bau limbahnya sudah mengganggu, bahkan sampai masuk ke rumah,” keluh salah satu warga.

Menanggapi keresahan tersebut, Kanit Tipidter Polres Luwu membenarkan bahwa pihaknya telah menerima aduan dari masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan oleh pabrik tahu tersebut.

“Benar, ada laporan masyarakat yang masuk. Kami sudah menindaklanjuti dengan memanggil pemilik pabrik tahu untuk dilakukan penyelidikan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian akan mengambil langkah tegas apabila ditemukan adanya pelanggaran hukum dalam pengelolaan limbah pabrik tersebut.

“Jika ditemukan unsur pidana, tentu kami akan melakukan tindakan sesuai ketentuan yang berlaku,” tambahnya.

Warga berharap proses penyelidikan tersebut dapat memberikan kepastian dan solusi agar lingkungan mereka kembali bersih dan nyaman.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan langsung pemilik pabrik tahu. Wartawan masih berusaha mendapatkan tanggapan langsung dari pemilik pabrik tahu.