SimpulRakyat.co.id, Makassar – Pasangan Nurfaidah GP dan A Fadillah MR kembali mendapat kepercayaan anggota Ikatan Tamalanrea (IKATA) Makassar untuk memimpin organisasi tersebut pada masa bakti 2026-2030. Keduanya resmi terpilih setelah meraih dukungan suara terbanyak dalam pemungutan suara yang digelar di Resto Bugis, Lantai 2 Hotel Unhas Tamalanrea, Rabu (24/12/2025) siang.

Pemilihan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Setiap anggota yang hadir menyalurkan hak suaranya melalui mekanisme voting tertulis sederhana. Dari hasil penghitungan, duet Nurfaidah–Fadillah unggul atas dua pasangan pesaing, yakni A. Asni–Afiah dan Ana Hasanuddin–Ida Adri.

Kemenangan ini sekaligus memperpanjang masa pengabdian Nurfaidah dan Fadillah yang telah mengemban amanah sebagai Ketua dan Bendahara IKATA Makassar sejak 2014. Dengan mandat baru tersebut, keduanya menyatakan komitmen untuk terus memperkuat peran IKATA sebagai wadah silaturahmi dan kegiatan sosial bagi para ibu di Kompleks Perumahan Dosen Unhas Tamalanrea.

“Saya dan Ibu Fadillah sangat mengapresiasi kepercayaan yang kembali diberikan. Amanah ini tentu tidak ringan. Kami berharap, dengan dukungan dan sinergi seluruh anggota, program-program IKATA—baik arisan rutin maupun bakti sosial—dapat berjalan lebih baik dan memberi manfaat, tidak hanya bagi warga perumahan, tetapi juga masyarakat sekitar,” ujar Nurfaidah kepada Kompas.com usai pemilihan.

Dalam sambutannya, Nurfaidah juga menyinggung perjalanan panjang IKATA yang telah berdiri selama lebih dari empat dekade. Organisasi ini lahir pada 1984 atas inisiatif sejumlah tokoh di lingkungan Tamalanrea dan hingga kini konsisten menjadi ruang kebersamaan, solidaritas, serta pemberdayaan perempuan.

Agenda pemilihan pengurus tersebut dirangkaikan dengan pertemuan silaturahmi sekaligus penutupan arisan tahun 2025. Acara kian semarak dengan penyerahan penghargaan kepada peserta arisan kehormatan, antara lain A. Nuruliah Imran, Aisyah Sukarno, Suriyana Aminuddin, Wahyu Rasyid, A. Yanthie Zaenal Tarebbang, dan Lies Fachruddin NA.

Penghargaan juga diberikan kepada anggota yang dinilai paling disiplin dalam menyetorkan iuran arisan bulanan. Untuk kategori ini, apresiasi diberikan kepada Rukmiati Toaha, Rosmiati Syamsu Alam, dan A. Syamsidar Lukman.

Tak hanya itu, panitia turut menghadirkan penilaian busana, mengingat seluruh peserta diwajibkan mengenakan kebaya modern yang dipadukan dengan kain sarung atau rok. Dari penilaian tersebut, Titin Hanafi dinobatkan sebagai Juara I busana kebaya terbaik, disusul Radia Dharma (Juara II) dan Ida Laode Asrul (Juara III). Sementara Juara Harapan I hingga III masing-masing diraih oleh Suryani Mansyur, Haerani Alam, dan Eni Ali.

Rangkaian kegiatan rutin IKATA Makassar ini ditutup dengan sesi tukar kado antaranggota dan jamuan makan siang bersama. Sebagai penanda akhir tahun, seluruh pengurus dan anggota mengabadikan momen kebersamaan melalui foto bersama, mempertegas semangat kekeluargaan yang menjadi ruh organisasi tersebut.