SimpulRakyat.co.id, Makassar – PT Semen Tonasa kembali menggelar forum Harmony in Stakeholder Engagement sebagai upaya memperkuat hubungan dengan para pemangku kepentingan di wilayah Ring 1.

Kegiatan ini menjadi ruang dialog yang hangat antara perusahaan dan pemerintah desa/kelurahan di sekitar area operasional, berlangsung di Hotel Horison Ultima Makassar, Sabtu (22/11/2025) kemarin.

Forum tersebut mempertemukan perwakilan dari 8 desa dan 5 kelurahan, masing-masing Biringere, Taraweang, Mangilu, Bulu Cindea, Bowong Cindea, Bara Batu, Tabo-Tabo, Bulutellue, serta Kelurahan Bontoa, Kalabbirang, Samalewa, dan Sapanang. Hadir pula sejumlah camat dari Minasate’ne, Labbakkang, Bungoro, hingga Tondong Tallasa.

Suasana akrab terasa sejak awal kegiatan. Para peserta tidak hanya datang untuk mendengar paparan perusahaan, tetapi juga menyampaikan langsung berbagai pandangan dan kebutuhan di wilayah masing-masing.

Camat Tondong Tallasa, Hasmar, menyebut forum ini sebagai bentuk Tudang Sipulung versi PT Semen Tonasa, yaitu tradisi duduk bersama yang melekat dalam budaya Sulawesi Selatan.

“Kegiatan ini memperkuat silaturahmi antara perusahaan dan pemangku kepentingan. Ini bukan sekadar pertemuan formal, tetapi ruang untuk saling menguatkan,” kata Hasmar.

Kesan positif juga datang dari Kepala Kelurahan Samalewa, Muh Tawaf. Ia menilai forum itu memberi kesempatan bagi pemerintah dan perusahaan untuk saling memahami persoalan di lapangan.

“Komunikasi seperti ini sangat penting. Kita bisa membicarakan hal-hal yang belum ideal, lalu mencari solusinya bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Mangilu, Abdul Malik M, berharap kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut agar hubungan perusahaan dan warga tetap terjaga.

Dari pihak perusahaan, Direktur Utama PT Semen Tonasa, Anis, menegaskan bahwa forum tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang mendengar yang dibutuhkan perusahaan.

“Silaturahmi dan ngobrol santai seperti ini sangat berarti. Kami ingin mendengar langsung masukan dari para pemangku kepentingan, lalu mencari solusi terbaik,” ucapnya.

Anis menambahkan bahwa perusahaan akan terus memperkuat program-program pemberdayaan masyarakat di wilayah sekitar operasional.

“Ke depan, kami ingin dampaknya semakin nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.

Kegiatan ditutup dengan salam komando seluruh peserta sebagai simbol kekompakan dan komitmen untuk terus bersinergi.

PT Semen Tonasa berharap Harmony in Stakeholder Engagement dapat menjadi agenda rutin yang mempererat hubungan perusahaan dengan masyarakat dan pemerintah lokal, tidak hanya sebagai mitra, tetapi sebagai bagian dari perjalanan bersama dalam pembangunan daerah.