SimpulRakyat.co.id, Makassar – Kepolisian Sektor Rappocini tengah menyelidiki kasus penyerangan oleh orang tak dikenal di lingkungan Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Jumat (31/10/2025).
Dalam insiden tersebut, dua mahasiswa dilaporkan mengalami luka serius akibat serangan senjata tajam.
Kapolsek Rappocini Kompol Ismail mengatakan, pihaknya langsung menuju lokasi kejadian setelah menerima laporan adanya penyerangan di area kampus. Namun, para pelaku telah melarikan diri sebelum petugas tiba.
“Ada korban luka, salah satunya mengalami cedera cukup parah di bagian mata. Korban sempat dirawat di Klinik Unismuh, kemudian dirujuk ke RS Bhayangkara, dan akhirnya ke RS Mata Makassar karena luka di bagian mata cukup serius,” ujar Ismail saat dikonfirmasi, Senin (3/11/2025).
Menurut dia, kondisi korban masih dalam pengawasan tim medis. “Korban yang kena busur di mata sudah diperban. Kami belum tahu apakah akan mengalami cacat atau tidak karena masih dalam perawatan,” tambahnya.
Sementara satu korban lainnya mengalami luka sabetan parang di kepala. Berdasarkan laporan petugas yang memantau di rumah sakit, kondisi korban tersebut kini mulai membaik.
“Korban satunya merupakan mahasiswa dari UKM Pahala Unismuh. Informasi terakhir dari anggota saya, kondisinya sudah mulai membaik,” kata Ismail.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas para pelaku. Sejumlah rekaman kamera pengawas (CCTV) di area kampus sedang diperiksa guna melacak arah kaburnya para pelaku.
“Kami sedang pelajari rekaman CCTV yang ada di sekitar lokasi. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa kami ungkap siapa pelakunya,” tandas Ismail.
Pasca-penyerangan, situasi di kampus Unismuh Makassar dilaporkan sudah kembali kondusif. Meski begitu, aparat kepolisian tetap menempatkan sejumlah personel di sekitar kampus untuk mencegah terjadinya serangan lanjutan.


Tinggalkan Balasan