SimpulRakyat.co.id, Makassar – Sebagai wujud toleransi dan kepedulian terhadap sesama umat manusia, Jemaat Gereja Isa Almasih (GIA) Makassar menggelar kegiatan bakti sosial dengan membuka dapur umum dan membagikan makanan gratis bagi masyarakat umum.

Kegiatan yang berlangsung di pelataran Gereja Isa Almasih, Jalan Gunung Salahutu No 13, Kota Makassar itu disambut hangat oleh warga sekitar.

Sejak pukul 11.00 Wita, sejumlah panitia yang diketuai Benny Hongan dan dikoordinir Tommy Thenesia mulai menyiapkan ratusan porsi makanan dan membagikannya kepada masyarakat yang melintas di depan gereja.

Sebuah spanduk besar bertuliskan “Dibuka Dapur Umum Gratis, Singgahki Makan Siang Dulu” terbentang di depan gereja, menarik perhatian para pengendara dan pejalan kaki.

Panitia membagikan kupon kepada masyarakat, termasuk para pengemudi ojek daring (ojol) dan tukang becak motor (Bentor), yang kemudian menukarkan kupon tersebut dengan sepiring makanan hangat untuk dinikmati di area tenda yang disiapkan.

Salah seorang panitia, Fendi Sitania, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata solidaritas sosial lintas umat.

“Kami menyiapkan sekitar 300 porsi makanan halal yang dibagikan kepada siapa pun yang datang, tanpa memandang latar belakang,” ujarnya, Kamis (9/10/2025).

“Kami ingin berbagi kasih lewat tindakan sederhana, yaitu memberi makan kepada sesama,” tambah dia.

Aksi bakti sosial ini berlangsung lancar dan penuh keakraban. Masyarakat yang hadir tampak antusias, sementara panitia dengan sigap melayani setiap pengunjung yang datang.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Gembala Jemaat Gereja Isa Almasih Makassar, Silas Papare, bersama Majelis Bidang Sosial Imelda Izaak, serta sejumlah hamba Tuhan lainnya seperti Metta Margono, Atik Wijayanti, Hendra Lumendow, Septe Tago’a, dan Aaron Sinaga.

Menurut Silas Papare, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum mempererat persaudaraan antarsesama manusia, khususnya di tengah keberagaman masyarakat Makassar.

“Kami ingin menunjukkan bahwa gereja hadir bukan hanya untuk beribadah, tetapi juga untuk melayani dan berbagi kepada siapa pun,” ujarnya.

“Kami percaya kasih dapat menjembatani perbedaan,” tandasnya.

Aksi sosial ini rencananya akan menjadi kegiatan rutin GIA Makassar sebagai bagian dari pelayanan jemaat kepada masyarakat luas. (James)