SimpulRakyat.co.id, Makassar -Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan, perayaan HUT ke-418 Makassar pada 9 November 2025 harus berbeda dari tahun sebelumnya. Ia ingin momen itu menjadi ajang berbagi dan empati bagi masyarakat, bukan sekadar pesta seremonial.

Hal itu disampaikan Munafri saat memimpin rapat koordinasi persiapan HUT Kota Makassar di Ruang Sipakalebbi, Balai Kota Makassar, Jumat (17/10/2025).

“Kalau bahasa Inggrisnya sharing means caring. Seluruh kegiatan harus berdampak langsung ke masyarakat, bukan sekadar kemewahan. Hadiah ulang tahun kota itu harus diberikan kepada rakyat, entah berupa pengobatan gratis, beasiswa, bantuan perbaikan rumah, dan sebagainya,” kata Munafri.

Munafri juga mengingatkan agar konsep acara tidak glamor dan boros anggaran. Ia menolak pola lama yang menghabiskan sebagian besar biaya untuk panggung dan penyelenggara acara, sementara manfaat bagi masyarakat minim.

“Jangan lagi ada acara dengan anggaran Rp500 juta, tapi Rp300 juta habis untuk panggung, Rp100 juta untuk EO, sementara masyarakat hanya mendapat Rp25 juta. Itu bukan yang kita mau,” tegasnya.

Lapangan Karebosi dipilih sebagai lokasi utama perayaan HUT tahun ini. Menurut Munafri, Karebosi lebih mudah diakses masyarakat dan tidak menimbulkan kemacetan seperti acara yang digelar di kawasan pantai.

“Saya tidak mau masyarakat susah, macet-macetan hanya karena acara. Karebosi itu pusat kota, bisa menampung banyak orang, dan semua bisa ikut merasakan,” ujarnya.

Munafri juga meminta seluruh SKPD, camat, dan perangkat Pemkot Makassar untuk berkolaborasi dan menghindari ego sektoral. Ia menegaskan, seluruh kegiatan HUT harus satu desain, satu logo, dan saling terintegrasi.

Selain program sosial, Pemkot Makassar juga akan memberikan penghargaan kepada warga dan tokoh yang berkontribusi besar bagi kota, termasuk melibatkan kelompok difabel serta anak-anak berprestasi di bidang pendidikan.

“Cari anak-anak yang berprestasi, libatkan difabel. Kita juga bisa menggandeng pihak ketiga agar semakin banyak yang terlibat,” tutur Munafri.

Ia menambahkan, seluruh kegiatan HUT harus sejalan dengan tujuh program unggulan Pemkot Makassar, termasuk kebersihan dan lingkungan.

“Saya ingin orang merasa bahwa ulang tahun Makassar itu bukan pesta, tapi momentum berbagi, momentum pemerintah hadir langsung di tengah masyarakat,” pungkasnya.