SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Anggota DPRD Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) dari Partai Amanat Nasional (PAN), Abd Rauf, melaksanakan kegiatan reses dan temu konstituen bersama masyarakat dan pemerintah desa di daerah pemilihannya (Dapil I).
Dalam pertemuan tersebut, Abd Rauf menegaskan pentingnya keberanian masyarakat untuk menyampaikan aspirasi langsung kepada wakil rakyat, terutama melalui momentum reses yang menjadi wadah resmi penyerapan aspirasi publik.
“Usulan itu bisa langsung lewat saya melalui jalur reses. Perlu keberanian masyarakat untuk menyampaikan aspirasi kepada kami. Semua usulan nanti akan dibahas pada bulan November ini oleh DPRD Kabupaten Pangkep,” ujar Abd Rauf.
Dia juga menjelaskan bahwa aspirasi masyarakat dapat disalurkan melalui berbagai tingkatan legislatif, baik kabupaten, provinsi, maupun pusat. Namun perlu tetap memperhatikan mekanisme dan jalur partai.
“Usulan bisa lewat DPRD kabupaten, provinsi, dan pusat, tapi perlu dipahami bahwa itu harus sejalan dengan partai. Ini yang perlu masyarakat mengerti,” tambahnya.
Sebagai legislator dari PAN, Abd Rauf menegaskan komitmennya untuk terus mendorong penguatan sektor ekonomi masyarakat, khususnya melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“UMKM saat ini sudah menjamur, contohnya gerobak kontainer di Stadion Pangkep. Saya dorong UMKM agar masyarakat bisa mandiri dan kuat secara ekonomi. Saat memilih pemimpin pun, masyarakat harus melihat siapa yang benar-benar memikirkan rakyat, bukan karena iming-iming uang,” tegasnya.
Abd Rauf juga menyampaikan bahwa pada periode sebelumnya, dirinya telah menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat di wilayah Dapil I.
“Periode lalu kami telah membantu masyarakat di Dapil I Pangkep, dan hampir 3.000 bantuan sudah kami salurkan,” ungkapnya.
Selain bidang ekonomi, Abd Rauf memberi perhatian besar terhadap pembinaan generasi muda di Pangkep. Ia menilai, pembinaan rutin dari pemerintah desa dan daerah penting agar anak-anak muda memiliki arah, semangat, dan peluang kerja di masa depan.
“Saya lebih fokus pada pembinaan generasi muda ke depan. Anak-anak kita adalah tanggung jawab kita bersama. Saya tahu bagaimana beratnya beban orang tua, tapi anak-anak ini harus tetap kita kontrol. Mungkin ke depan, minimal sekali sebulan, ada kegiatan pembinaan,” tuturnya.
Dalam sesi dialog, sejumlah warga menyampaikan berbagai usulan kebutuhan mendesak di wilayahnya. Saharuddin, misalnya, mengajukan permintaan pembangunan sumur bor atau pompa air untuk mendukung kegiatan berkebun yang terkendala pasokan air selama empat tahun terakhir.
Saimah, warga Galung Boko, meminta agar pemerintah menyediakan mobil pemadam kebakaran karena sering terjadinya kebakaran di wilayah tersebut. Sementara itu, seorang pemuda bernama Rafli menyampaikan harapan agar pemerintah menyediakan sarana olahraga seperti bola, kostum, dan ring gawang untuk menunjang kegiatan olahraga sepak bola.
Menanggapi hal itu, Abd Rauf menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat akan dicatat dan diperjuangkan melalui mekanisme pembahasan di DPRD Kabupaten Pangkep.
“Semua aspirasi akan kami tampung dan bahas bersama pemerintah daerah. Reses ini memang menjadi jembatan agar kebutuhan masyarakat bisa terakomodasi dengan baik,” ujarnya menutup pertemuan.


Tinggalkan Balasan