SimpulRakyat.co.id, Bandung – PT Semen Tonasa kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Komitmen itu diwujudkan melalui kegiatan Penandatanganan Pakta Integritas Mitra TJSL Forum Desa/Kelurahan Wilayah Ring 1, yang digelar di Kota Bandung, Sabtu (4/10/2025).
Acara tersebut dihadiri Direktur Utama PT Semen Tonasa, Anis, bersama Kepala Departemen Komunikasi, Legal, dan Sarana Umum, Muhammad Mursham.
Kegiatan ini juga diikuti oleh pengurus Forum Desa/Kelurahan Mitra TJSL dari wilayah ring 1, serta Local Community Officer (LCO) dari masing-masing forum.
Dalam sambutannya, Anis mengatakan bahwa penandatanganan pakta integritas ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat di wilayah sekitar operasional perusahaan.
“Melalui penandatanganan pakta integritas ini, kami berharap para pengurus forum mampu menjadi benteng sosial bagi perusahaan dalam mengedukasi masyarakat, serta berperan aktif meningkatkan ekonomi melalui program-program prioritas yang melibatkan kelompok masyarakat,” ujarnya.
Anis menambahkan, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa program TJSL PT Semen Tonasa tidak hanya berorientasi pada bantuan sosial semata, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah ring 1.
“Kami ingin memastikan seluruh pelaksanaan program TJSL berjalan dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan,” tambah Anis.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas dan sinergi kemitraan antara Forum Desa/Kelurahan dan perusahaan, guna memastikan pelaksanaan rencana kerja di tiap desa dan kelurahan berjalan optimal serta memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat.
Selain penandatanganan pakta integritas, peserta kegiatan yang terdiri atas pengurus forum dan pendamping lapangan juga melakukan kunjungan studi tiru program community development (comdev) ke sejumlah kelompok usaha produktif.
Rombongan mengunjungi kelompok usaha sablon, kelompok usaha perbengkelan, kelompok budidaya ikan bioflok (ikan nila dan lele), serta kelompok pertanian terpadu. Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi forum desa dan kelurahan dalam mengembangkan program ekonomi masyarakat di wilayah masing-masing.


Tinggalkan Balasan