SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan resmi dilantik di Aula Baruga Rujab Siang, Jumat (24/10/2025).
Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan pembukaan Pelatihan Kader Dasar (PKD) yang mengusung tema “Konsolidasi Organisasi, PMII Pangkep sebagai Centre of Students Movement Abad 21.”
Kegiatan ini dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya perwakilan Pengurus Besar PMII, Bendahara PKC PMII Sulawesi Selatan, Wakil Bupati Pangkep, Ketua Nahdlatul Ulama Pangkep, Ketua Majelis Pembina Cabang (Mabincab), Forkopimda, serta organisasi kemahasiswaan Cipayung Plus.
Ketua Cabang PMII Pangkep, Ahmad Ma’ruf, menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penting memperkuat konsolidasi kader dan meneguhkan peran PMII Pangkep sebagai pusat gerakan mahasiswa di era modern.
“Pelantikan ini adalah doa kita bersama. Saya pastikan, di abad ke-21 PMII Pangkep akan menjadi pusat gerakan mahasiswa di kabupaten ini. Melalui kerja sama dan konsolidasi dengan para alumni, kader PMII akan tampil sebagai tokoh dan pemeran utama dalam pemerintahan Kabupaten Pangkep,” ujar Ma’ruf dalam sambutannya.
Selain pelantikan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Pelatihan Kader Dasar (PKD) yang diikuti puluhan peserta dari berbagai cabang PMII se-Sulawesi Selatan. Pelatihan ini bertujuan membentuk kader yang berintegritas, berwawasan keislaman dan kebangsaan, serta memiliki kemampuan analisis sosial yang tajam.
Ketua Bidang Hubungan Agama dan Hubungan Antaragama PB PMII, Syamsuddin, dalam arahannya menekankan pentingnya tiga fokus utama organisasi: kaderisasi, advokasi, dan positioning organisasi di era globalisasi.
“Kaderisasi tidak boleh stagnan. Kita membuka ruang selebar-lebarnya agar terjadi konsolidasi pengetahuan lintas pulau di seluruh Indonesia,” kata Syamsuddin.
“PMII harus terus beradaptasi dengan tantangan global tanpa meninggalkan nilai-nilai Aswaja dan keislaman,” tambah dia.
Bendahara PKC PMII Sulsel, Anshar, juga menyampaikan apresiasinya atas pelantikan pengurus baru. Dia berharap PMII Pangkep dapat menjadi motor penggerak dalam berbagai ruang strategis di daerah.
“Yang kita inginkan, PMII Pangkep menjadi kontributor utama untuk mengisi ruang-ruang strategis, sekaligus tetap menjadi pusat perjuangan di masa mendatang,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Pangkep Abd Rahman Assagaf menyampaikan harapan agar PMII terus berkiprah dan menjaga eksistensinya dalam membangun daerah.
“Semoga momentum pelantikan ini menjadi semangat baru bagi PMII Pangkep untuk lebih jaya ke depan,” ucapnya.
Ketua Mabincab PMII Pangkep, Zulfikar Saing, turut mengapresiasi semangat kader PMII yang masih konsisten berkiprah di daerah berjuluk Butta Siang itu.
“Kami sangat bersyukur karena PMII Pangkep masih terus eksis dan aktif menjadi bagian dari pembangunan di Butta Siang,” pungkasnya.
Kegiatan pelantikan dan PKD tersebut menjadi penanda babak baru bagi PMII Pangkep untuk memperkuat konsolidasi kader di tingkat lokal, sekaligus menjawab tantangan gerakan mahasiswa di abad ke-21.


Tinggalkan Balasan