SimpulRakyat.co.id, Malang — Kurniawan bin Anwar, seorang pegawai dari Security Bank Sulselbar Cabang Belopa, berhasil mengharumkan nama Kabupaten Luwu dan Indonesia dengan meraih medali perak di ajang World Championship II Tapak Suci yang digelar di Kampus Universitas Brawijaya, Malang, pada 31 Juli hingga 3 Agustus 2025. Kurniawan turun di kategori beregu, dan bersama timnya berhasil menembus babak final sebelum akhirnya dikalahkan oleh tim kuat dari Jawa Tengah.
Kejuaraan dunia ini diikuti oleh 763 peserta dari 24 negara, menjadikannya sebagai ajang prestisius dalam dunia pencak silat internasional, khususnya cabang Tapak Suci. Prestasi Kurniawan menegaskan bahwa atlet dari daerah pun mampu bersaing di level global dengan persiapan dan semangat yang maksimal.
Kurniawan, usai menerima medali, mengungkapkan rasa syukurnya atas capaian tersebut.
“Ini bukan hanya kemenangan pribadi, tapi untuk seluruh masyarakat Luwu dan keluarga besar Security Bank Sulselbar. Alhamdulillah, usaha dan latihan selama ini terbayarkan. Bertanding di level dunia tentu penuh tekanan, tapi kami berhasil memberikan yang terbaik,” ujar Kurniawan.
Sementara itu, pelatih Tapak Suci Luwu, Oddang Abbas, mengaku bangga atas perjuangan anak didiknya.
“Alhamdulillah, para atlet sudah berjuang maksimal. Empat atlet kita tampil luar biasa, dan membawa pulang total dua medali perak dan dua medali perunggu. Ini bukti bahwa latihan dan disiplin mereka selama ini tidak sia-sia,” katanya.
Oddang juga menyampaikan apresiasi kepada KONI Kabupaten Luwu yang telah memberikan dukungan penuh terhadap pembinaan atlet Tapak Suci.
“Terima kasih kepada Ketua KONI Luwu dan seluruh pengurus yang terus memberi perhatian dan dukungan kepada atlet-atlet kami,” tambahnya.
Ketua KONI Kabupaten Luwu, Suryanto, turut menyambut gembira pencapaian ini.
“Kami merasa bangga dan bersyukur. Ini adalah buah dari kerja keras dan pembinaan yang konsisten. Tapak Suci Luwu telah menunjukkan kelasnya di level dunia. Kami dari KONI akan terus mendukung agar prestasi ini bisa dipertahankan dan ditingkatkan,” tegasnya.
Selain Kurniawan, tiga atlet lainnya asal Luwu juga mencatatkan prestasi di ajang ini, yakni Andi Baso Raja dan Wijaya yang sama-sama menyabet medali perak, serta Yulisa yang membawa pulang medali perunggu.


Tinggalkan Balasan