SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Ratusan musisi dari berbagai penjuru Kabupaten Pangkep akan tampil dalam Konser Kolaborasi Merdeka yang digelar Forum Musisi Pangkep (FMP) pada 22 Agustus 2025 mendatang.

Mengangkat tema “Terus Melaju untuk Indonesia Maju”, konser ini menjadi bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ketua panitia kegiatan, Fian Syahrani, menyampaikan bahwa konser tersebut melanjutkan tradisi kolaborasi musik FMP yang telah dimulai sejak 2018 dan terus berkembang sebagai wadah ekspresi serta solidaritas musisi lokal.

“Pertama kali teman-teman menggelar Konser Kolaborasi Harmoni Ramadan 100 Musisi Pangkep di tahun 2018. Lalu dilanjutkan dengan konser kemerdekaan di Taman Musafir. Pada 2023, kami hadir di Tribun Alun-alun Citra Mas. Tahun ini, insya Allah, kami kembali tampil lebih besar dan kolaboratif,” ujar Fian, yang juga dikenal sebagai keyboardist Band Lest Meet, Minggu (3/8/2025).

Selain konser musik, panitia juga menyiapkan sejumlah kegiatan pendukung seperti lomba fotografi, bakti sosial, lomba antar musisi, serta malam ramah tamah yang diharapkan mempererat tali silaturahmi antar pelaku seni di Pangkep.

Fian menekankan bahwa semangat kebersamaan menjadi inti dari pelaksanaan kegiatan ini. “Saya tidak bisa bergerak sendiri. Dukungan teman-teman musisi sangat berarti. Panitia tahun ini solid, tapi kami tetap membuka ruang bagi dukungan dari berbagai pihak,” ucapnya.

Menurut Fian, Konser Kolaborasi Merdeka tak sekadar menjadi ruang hiburan, tetapi juga sarana untuk menanamkan semangat nasionalisme di kalangan generasi muda.

“Kami ingin membangkitkan kesadaran mencintai bangsa dan tanah air. Konser ini jadi ajang bersatu, berkarya, dan berkontribusi positif dalam mengisi kemerdekaan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) Pangkep, Udin Syahruddin, berharap kegiatan serupa dapat diangkat menjadi agenda tahunan resmi dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah.

“Selain menjadi wadah ekspresi kreatif, konser ini juga memperkuat hubungan antar musisi. Harapan kami, pemerintah, khususnya Bupati Pangkep, bisa melihat potensi ini sebagai bagian dari pembangunan kebudayaan daerah,” ujar Udin.

Dia juga menyoroti perlunya perhatian lebih kepada generasi muda yang aktif di bidang seni dan musik.

“Pemerintah harus memberi ruang agar anak muda bisa menyalurkan inspirasi dan karyanya, terlebih di era digital seperti sekarang,” pungkasnya.