SimpulRakyat.co.id, Luwu – Senjata api dan kendaraan dinas polisi di Luwu dikabarkan hilang pada Selasa 19 Agustus lalu.

Sebuah mobil operasional Reskrim Polsek Walenrang, lengkap dengan senjata api dinas SS1 dan amunisinya dinyatakan hilang.

Yang lebih mengherankan, pelaku bukanlah penjahat berpengalaman, melainkan seorang anak di bawah umur.

Peristiwa itu bermula pada Selasa (19/8/2025) dini hari. Saat itu, seorang warga melaporkan mobil Toyota Calya berwarna kuning dalam kondisi rusak yang terparkir di pinggir jalan Desa Mamara, Kecamatan Walenrang Utara.

Petugas kemudian memindahkan mobil tersebut ke Polsek Walenrang. Pemiliknya yang masih anak-anak turut dibawa untuk diperiksa identitasnya karena dicurigai ada sesuatu yang tidak beres.

Karena tidak ditemukan unsur pidana, anak tersebut hanya diminta beristirahat di Mapolsek. Rencananya, polisi akan menghubungi orang tuanya di Parepare. Namun keesokan paginya, sekitar pukul 07.00 WITA, keadaan berubah drastis.

Anak itu diduga kabur dengan membawa mobil operasional Reskrim yang kuncinya berada di atas meja Kanit Reskrim. Di dalam mobil itu ada senjata dinas SS1 berikut amunisinya.

Beberapa hari kemudian, keberadaan pelaku terdeteksi di Jalan Trans Sulawesi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Minggu (24/8/2025) dini hari. Saat hendak ditangkap, ia meninggalkan mobil dan berlari masuk ke hutan.

Mobil bersama senjata api berhasil diamankan dalam kondisi lengkap. Setelah dilakukan penyisiran selama lima jam, pelaku akhirnya diringkus di hutan Kecamatan Bungku Tengah, Morowali.

Kapolres Luwu, AKBP Adnan Pandibu mengungkapkan jika pelaku kini sudah diamankan. Namun identitasnya tidak diungkap karena masih berusia anak di bawah umur.

“Sudah dalam proses hukum. Ditangkap Minggu, 24 Agustus di Bungku Timur, Morowali. Karena masih anak, kami terbatas dalam pemberitaan,” pungkasnya.