SimpulRakyat.co.id, Luwu – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu menunjukkan dukungan nyata terhadap kemajuan olahraga daerah dengan melepas para atlet Pencak Silat Tapak Suci Putera Muhammadiyah Luwu yang akan bertanding di ajang Kejuaraan Dunia Tapak Suci. Kompetisi internasional tersebut akan digelar di Kota Malang, Jawa Timur, pada 30 Juli hingga 3 Agustus 2025.

Acara pelepasan berlangsung di Sekretariat KONI Kabupaten Luwu, Jumat malam (18/7/2025) pukul 20.30 WITA. Hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Luwu, Ketua KONI Luwu, Ketua IPSI, Pimpinan Tapak Suci, serta jajaran pengurus dan para atlet yang akan berlaga.

Ketua KONI Kabupaten Luwu, Suryanto, dalam sambutannya menyampaikan harapan besar agar para atlet pencak silat mampu mengharumkan nama baik Kabupaten Luwu di level internasional.

“KONI Luwu berharap para atlet pencak silat yang ikut berlaga mampu mengharumkan nama baik daerah Luwu,” ujar Suryanto.

Ia juga menegaskan bahwa KONI terus memberikan support kepada atlet dari berbagai cabang olahraga (Cabor) dalam meraih prestasi dan medali. Menjelang Pra-Porprov 2025 dan Porprov Sulsel 2026 mendatang di Kabupaten Wajo, pihaknya terus melakukan konsolidasi internal bersama pengurus Cabor.

“Saat ini KONI Luwu terus membangun kerja sama dengan semua elemen, baik pemerintah, pihak swasta, maupun masyarakat, guna mensupport prestasi atlet yang punya potensi mengharumkan nama daerah,” tambahnya.

Suryanto turut menekankan pentingnya pembinaan sejak dini kepada atlet-atlet muda di berbagai Cabor, sejalan dengan tagline Bupati Luwu: “Luwu Bangkit Lebih Cepat Meraih Prestasi.”

Sementara itu, Kadispora Luwu, Kasmuddin, juga memberikan motivasi kepada para atlet yang akan bertolak ke Malang.

“Harapan kami, jaga kesehatan, jaga kekompakan, semoga bisa membawa prestasi yang bisa mengharumkan nama Kabupaten Luwu di kancah internasional,” ucapnya.

Keikutsertaan atlet-atlet muda dari Luwu di ajang bergengsi ini menjadi bukti bahwa potensi olahraga di Kabupaten Luwu terus tumbuh dan mendapat perhatian serius dari pemerintah dan stakeholder olahraga.