SimpulRakyat.co.id, Luwu – Sejumlah Atlet dari berbagai Cabang Olahraga (Cabor) di Kabupaten Luwu belum merasakan support langsung dari Pemerintah Daerah selama tahun 2025. Apalagi, menghadapi ajang Praporprov Sulsel.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Luwu, Kasmuddin kemudian angkat bicara soal kritikan tersebut.

Kadispora, Kasmuddin memastikan telah menyiapkan anggaran hibah sebesar Rp500 juta untuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Luwu tahun ini.

Namun hingga saat ini, dana tersebut belum bisa dicairkan karena masih menunggu kelengkapan administrasi dari pengurus KONI yang baru terbentuk.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dispora Luwu menanggapi kondisi sejumlah atlet cabang olahraga (cabor) yang terpaksa menggunakan dana pribadi untuk mengikuti kejuaraan.

“Kalau cabor seperti ini di bawah pembinaan KONI. Sampai saat ini, hibah ke KONI memang belum cair sehingga belum ada bantuan ke cabor,” ujarnya, Jumat (11/7/2025).

Ia menjelaskan, keterlambatan pencairan terjadi karena pengurus KONI Luwu baru saja terbentuk melalui Musyawarah Daerah (Musda), sehingga harus melengkapi sejumlah dokumen sebagai syarat pencairan.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah bisa cair,” lanjutnya.

Ia juga menegaskan bahwa saat ini tidak ada program pembinaan atlet berprestasi yang dilakukan langsung oleh pemerintah daerah. Semua anggaran pembinaan disalurkan melalui KONI sebagai lembaga resmi yang menaungi cabor.

“Tidak ada program untuk pembinaan atlet prestasi langsung dari pemerintah, semuanya melalui KONI,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah atlet pencak silat dari Luwu tetap semangat mengikuti kejuaraan meski menggunakan dana mandiri. Kondisi ini pun menuai sorotan dari berbagai pihak yang berharap pemerintah lebih memperhatikan nasib para atlet berprestasi di daerah.