SimpulRakyat.co.id, Luwu –  Sekitar 1.500 penggemar motor trail dari berbagai daerah diperkirakan akan memadati Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, pada Sabtu, 13 September 2025. Mereka akan ambil bagian dalam event Adhyaksa Trail Luwu & Friends 2025, sebuah ajang wisata olahraga bermotor yang digelar untuk menyemarakkan Hari Bhakti Adhyaksa ke-80.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Kejaksaan Negeri Luwu, komunitas trail lokal, serta sejumlah sponsor dan unsur pemerintah daerah. Selain menguji adrenalin di medan ekstrem, kegiatan ini juga diharapkan menjadi medium promosi pariwisata, peningkatan ekonomi lokal, dan edukasi keselamatan berkendara.

“Event ini terbuka untuk umum. Bukan hanya ajang trail, tapi juga sebagai sarana silaturahmi antar-rider, memperkenalkan potensi alam Luwu, serta mendekatkan institusi kejaksaan kepada masyarakat,” ujar Ketua Panitia, Andi Ardiaman, saat ditemui di Belopa.

Dia menambahkan, rute yang disiapkan sepanjang 40 kilometer akan membawa peserta menjelajahi wilayah kota Belopa hingga kawasan perbukitan dan hutan. Para rider akan dihadapkan pada berbagai tantangan medan, seperti sungai kecil, tanjakan curam, jalur berlumpur, hingga tanah basah yang menuntut keterampilan teknis dan ketahanan fisik.

Guna memastikan keamanan selama kegiatan, panitia telah melibatkan unsur medis, relawan, serta dukungan dari personel TNI dan Polri di sepanjang lintasan.

Adhyaksa Trail Luwu & Friends 2025. (Dok: Ist)

Selain jalur menantang, acara ini juga dilengkapi berbagai kegiatan sosial. Bantuan akan disalurkan kepada masyarakat di jalur yang dilewati peserta, dan masyarakat akan disuguhi hiburan, termasuk tanjakan berhadiah yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para rider.

“Pendaftaran peserta sudah dibuka sejak awal Juli, baik secara online maupun langsung ke posko panitia. Setiap peserta akan mendapatkan jersey resmi, konsumsi, serta kupon undian,” jelas Ardiaman.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Luwu, Zulmar Adhy Surya, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pendekatan kejaksaan ke masyarakat melalui cara yang inklusif dan menyenangkan.

“Kami mengajak semua rider, baik profesional maupun pemula, untuk meramaikan event ini. Nikmati petualangan sambil berkontribusi membangun citra positif Luwu,” pungkasnya.

Di garis akhir, peserta dan masyarakat akan disambut dengan panggung hiburan serta bazar UMKM yang menampilkan beragam produk kuliner dan kerajinan lokal. Selain menjadi ajang unjuk kebolehan di medan ekstrem, kegiatan ini diharapkan turut menggerakkan ekonomi rakyat dan memperluas jejaring sosial di antara komunitas trail se-Indonesia.