SimpulRakyat.co.id, Makassar – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) bersama Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Panti Asuhan Al Bahri, Minggu (1/6/2025).

Kegiatan ini mengusung tema “Penguatan Identitas Budaya Lokal dan Tata Kelola Lembaga Filantropi Islam” dan bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila.

PKM yang diinisiasi oleh M Yusuf K, dosen pengampu mata kuliah Ilmu Sosial Budaya Dasar di FEB Unismuh, bertujuan menanamkan nilai-nilai kebangsaan sekaligus memperkuat tata kelola lembaga sosial berbasis syariah di lingkungan panti asuhan.

Hadir sebagai narasumber, Akbar Aba, dosen Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan FKIP Unismuh, menyampaikan pentingnya kesadaran generasi muda terhadap budaya lokal.

Dia mengingatkan agar nilai-nilai luhur budaya bangsa tetap dijaga dari pengaruh budaya asing.

“Generasi muda perlu membangun kesadaran untuk lebih menghargai nilai-nilai luhur budaya bangsanya, agar tidak tergerus oleh pengaruh budaya asing,” kata Akbar dalam sesi materi.

Sementara itu, M Yusuf K. memaparkan lima prinsip tata kelola panti asuhan berbasis syariah, yaitu kepatuhan pada nilai-nilai Islam, partisipasi, akuntabilitas, transparansi, dan amanah.

Dia menegaskan bahwa penguatan tata kelola ini penting agar panti asuhan tidak hanya berfungsi sebagai tempat perlindungan, tetapi juga sebagai lembaga pemberdayaan sosial.

“PKM ini bertujuan menguatkan peran panti asuhan sebagai lembaga sosial yang tidak hanya memberikan perlindungan, tetapi juga pemberdayaan,” ujar Yusuf.

Lebih dari 20 anak asuh dari berbagai jenjang pendidikan ikut serta dalam kegiatan ini, yang juga dihadiri pengurus Panti Asuhan Al Bahri. Mahasiswa dari Program Studi Manajemen dan Ekonomi Islam FEB Unismuh aktif berpartisipasi, termasuk dalam rangkaian pemberian bantuan berupa paket sembako dan alat tulis sekolah.

Salah satu mahasiswa peserta, Sufian, mengaku bangga bisa terlibat langsung dalam kegiatan pengabdian ini.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai mahasiswa. Kami bisa melihat langsung kehidupan anak-anak panti dan belajar untuk lebih peduli,” pungkasnya. (**)