SimpulRakyat.co.id, Luwu – Ribuan peserta dari berbagai daerah memadati kawasan depan Mapolres Luwu, Sulawesi Selatan, Minggu (22/6/2025) pagi, dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-79.
Melalui kegiatan Bhayangkara Run, Polres Luwu menghadirkan semangat kebersamaan dan gaya hidup sehat dalam balutan lomba lari dan fun run yang menyatukan masyarakat, aparat, serta komunitas pelari.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.00 Wita ini dilepas langsung oleh Kapolres Luwu, AKBP Arisandi, didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Luwu, Rise Arisandi.
Sejumlah pimpinan daerah turut hadir dalam seremoni pembukaan, antara lain Wakil Bupati Luwu Muh Dhevy Bijak Pawindu, Ketua DPRD Kabupaten Luwu Ahmad Gazali, hingga unsur Forkopimda lainnya.
“Bhayangkara Run bukan hanya sekadar lomba lari, tapi juga ruang silaturahmi dan bentuk nyata sinergi antara institusi, pemerintah, dan masyarakat,” ujar AKBP Arisandi saat memberi sambutan.
Sebanyak lebih dari 1.500 peserta ambil bagian dalam dua kategori lomba, yakni 5 kilometer dan 10 kilometer untuk kelompok putra dan putri.
Rute lomba menyusuri ruas-ruas utama Kota Belopa, termasuk kawasan strategis seperti Masjid Agung Belopa, Kantor DPRD, Kejaksaan Negeri, hingga RSUD Batara Guru.
Tak hanya sebagai ajang sportivitas, kompetisi ini juga menjadi panggung prestasi bagi para pelari muda. Atlet dari Brigif Kostrad Kariango mendominasi di berbagai kategori. Laode Syarifuddin keluar sebagai juara pertama di nomor 10K putra dengan catatan waktu 32 menit 38 detik.
Di kategori putri, Andi Nurwahifa dari Satpol PP Bone tampil sebagai yang tercepat. Untuk 5K, Haidiri Ali dan Dwi Dara berhasil merebut podium tertinggi.
Sebagai bentuk apresiasi, Polres Luwu memberikan hadiah uang pembinaan kepada para pemenang. Tidak hanya itu, suasana kian meriah dengan pembagian doorprize, termasuk empat unit sepeda motor, sepeda, dan berbagai hadiah hiburan lainnya.
Yang tak kalah menarik, selepas perlombaan, Kapolres bersama Ketua Bhayangkari memimpin langsung kegiatan bersih-bersih di sepanjang rute lomba.
Aksi ini menjadi simbol kepedulian terhadap kebersihan dan lingkungan yang nyaman, sekaligus memperkuat citra Polri yang makin dekat dengan masyarakat.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Polri bukan hanya pelindung dan pengayom, tetapi juga bagian dari komunitas yang hidup berdampingan, menjaga lingkungan, dan saling mendukung dalam semangat sehat dan humanis,” tambah Kapolres Arisandi.
Seluruh rangkaian acara berlangsung tertib dan aman. Personel pengamanan dikerahkan di berbagai titik strategis. Dinas Perhubungan turut membantu pengaturan lalu lintas, sementara tim medis siaga di sepanjang lintasan untuk memastikan keselamatan peserta.
Bhayangkara Run 2025 bukan sekadar perayaan, melainkan penegasan semangat baru Polri: hadir, melayani, dan tumbuh bersama masyarakat dalam suasana yang lebih sehat, ramah, dan bersahabat. (**)


Tinggalkan Balasan