SimpulRakyat.co.id, Makassar – Menyambut Milad ke-59 Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) yang akan diperingati pada tahun 2025, Majelis Wilayah KAHMI Sulawesi Selatan, membuka ruang kontribusi intelektual bagi para kadernya melalui penerbitan sebuah buku antologi bertajuk “Menakar Prospek Sulawesi Selatan dan Indonesia.”

Program ini digagas oleh Lembaga Penerbitan dan Media Digital (LPMD) KAHMI Sulsel, sebagai wadah berbagi gagasan strategis para kader lintas profesi dan disiplin ilmu.

Direktur LPMD KAHMI Sulsel, Asri Tadda, menyampaikan bahwa buku ini bukan sekadar dokumentasi pemikiran, melainkan juga bentuk warisan intelektual yang dapat dijadikan referensi dalam pembangunan daerah dan nasional.

“Kami ingin mendorong kader-kader KAHMI di berbagai daerah untuk turut menuangkan gagasan, refleksi, hingga proyeksi terhadap berbagai aspek pembangunan daerah dan bangsa,” ujar Asri dalam keterangan tertulis yang diterima Simpul Rakyat, Jumat (31/5/2025).

Undangan KAHMI Sulsel. (Dok: Ist)

Menurut Asri, buku antologi ini akan memuat tulisan-tulisan yang bersifat inspiratif, analitis, dan reflektif. Isu-isu strategis yang akan diangkat meliputi bidang politik, ekonomi, pendidikan, sosial budaya, lingkungan, hingga digitalisasi.

Tak hanya itu, penulis juga diberi kebebasan mengeksplorasi topik lain yang dianggap relevan dengan tantangan masa depan Sulawesi Selatan dan Indonesia.

“Isu-isu yang diangkat tidak terbatas pada tema-tema yang telah kami siapkan. Penulis bebas mengeksplorasi isu pembangunan yang dianggap penting untuk masa depan daerah dan bangsa,” tambahnya.

Terbuka untuk Semua Kader KAHMI

Kontribusi terbuka bagi seluruh kader dan warga KAHMI Sulawesi Selatan, baik yang berdomisili di wilayah Sulsel maupun yang berada di luar daerah. Adapun ketentuan naskah yang dapat diikutsertakan adalah sebagai berikut:

  1. Tulisan diketik dalam format Microsoft Word (.doc atau .docx), dengan panjang antara 1.200 hingga 2.500 kata.

  2. Gaya penulisan bersifat ilmiah populer, komunikatif, dan tidak mengandung unsur SARA, ujaran kebencian, atau muatan politik praktis yang provokatif.

  3. Naskah harus orisinal dan belum pernah dipublikasikan di media manapun.

Setiap tulisan yang masuk akan melalui proses kurasi dan seleksi oleh tim editor LPMD KAHMI Sulsel. Naskah terpilih akan diterbitkan secara resmi dalam buku antologi yang akan diluncurkan bertepatan dengan rangkaian peringatan Milad KAHMI ke-59 tahun depan.

Batas Akhir Pengiriman

Kader KAHMI yang berminat dapat mengirimkan naskahnya ke email: lpmd.kahmisulsel@gmail.com paling lambat 31 Juli 2025.

Untuk informasi lebih lanjut, panitia dapat dihubungi melalui Anis Kurniawan selaku Wakil Direktur Penerbitan LPMD KAHMI Sulsel di nomor: 0852 4085 0757.

“Semoga buku ini bisa menjadi wadah aktualisasi intelektual kader KAHMI sekaligus kontribusi pemikiran nyata bagi Sulawesi Selatan dan Indonesia,” pungkas Asri. (**)