SimpulRakyat.co.id, Makassar – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa Makassar di kancah olahraga bela diri. Atlet Tapak Suci dari Cabang Makassar, Muh Hawatiful Haqiqah, yang juga merupakan siswa SMKN 4 Makassar, berhasil meraih Juara II dalam Kejuaraan Pencak Silat Baddare Situru Cup I tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Hawatiful—yang akrab disapa Kika—berhasil mengamankan posisi kedua pada kategori Tanding Kelas H Putra Remaja. Kejuaraan ini digelar pada 17-20 April 2025 di Gedung SKB Bantimurung, Kabupaten Maros. Ajang tersebut diselenggarakan atas rekomendasi dari Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan dan Pengurus IPSI Kabupaten Maros.
“Alhamdulillah, saya bersyukur kepada Allah SWT atas prestasi yang saya raih,” ujar Kika saat dihubungi melalui sambungan telepon oleh awak media, Senin (21/4/2025).
Menurutnya, capaian tersebut adalah hasil dari latihan keras, dedikasi, dan dukungan dari berbagai pihak. Ia tak lupa menyampaikan terima kasih kepada para pelatih, keluarga, serta para guru di SMKN 4 Makassar yang telah memberinya semangat selama proses latihan dan pertandingan.
“Prestasi ini bukan akhir. Saya akan terus berlatih dan meningkatkan kemampuan agar bisa lebih baik di masa depan. Semoga saya bisa terus mengharumkan nama Tapak Suci Makassar dan sekolah saya,” ujar Kika penuh optimisme.
Tak hanya berambisi meraih prestasi pribadi, Kika juga ingin menjadi inspirasi bagi teman-teman sebayanya. Ia berharap apa yang diraihnya bisa menjadi motivasi bagi pelajar lainnya untuk terus berjuang dan berprestasi, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik.
Kebanggaan juga dirasakan oleh kedua orang tuanya, Oktarina dan Restu. Mereka mengungkapkan rasa haru dan syukur atas pencapaian yang diraih sang anak.
Menurut mereka, keberhasilan Hawatiful tak hanya mencerminkan kerja keras, tapi juga keseimbangan antara dunia pendidikan dan pengembangan minat bakat.
“Kami selalu menekankan pentingnya pendidikan, dan kami bangga karena Hawatiful mampu mengelola keduanya—sekolah dan olahraga—dengan baik. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukungnya selama ini,” pungkas Oktarina.
Prestasi Kika menjadi bukti bahwa generasi muda Sulawesi Selatan memiliki potensi besar di bidang olahraga tradisional seperti pencak silat, sekaligus mampu membawa nama daerah dan lembaga pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi.


Tinggalkan Balasan