SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Zudan Arif Fakrulloh, mengimbau Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangkep untuk memasukkan program padat karya dalam rencana pembangunan sebagai upaya menekan angka kemiskinan.
Hal ini diungkapkan Prof Zudan saat kunjungan kerja sekaligus silaturahmi bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) di Tribun Alun-alun Citra Mas, Kelurahan Padoang-doangan, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Jumat (1/11/2024).
Menurut Prof Zudan, program padat karya yang melibatkan warga miskin terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) telah terbukti efektif mengurangi kemiskinan.
“Pengalaman saya beberapa kali menjadi penjabat gubernur, itu program padat karya cepat menekan kemiskinan, dengan catatan yang bekerja adalah orang-orang yang masuk DTKS, jadi yang bekerja kebanyakan orang Pangkep,” tegas dia.
Ia juga menambahkan bahwa persyaratan pelibatan masyarakat lokal dalam program ini perlu dicantumkan dalam Rencana Kerja dan Syarat (RKS) setiap lelang pembangunan, sehingga kontraktor yang terlibat wajib mempekerjakan warga dari DTKS.
“Di dalam RKS lelang dimuat itu (program padat karya), agar kontraktor yang memenangkan proyeknya, mempekerjakan orang-orang yang ada dalam DTKS, minimal 50 sampai 7o persen, ini akan cepat menekan angka kemiskinan,” pungkas Prof Zudan.
Sebelumnya, pelaksana tugas (Plt) Bupati Pangkep, Syahban Sammana, dalam kesempatan yang sama, melaporkan berbagai capaian pembangunan dan peningkatan pelayanan publik di Kabupaten Pangkep.
“Kami terus berupaya membangun daerah ini sebaik-baiknya, baik melalui peningkatan kualitas infrastruktur hingga penguatan pelayanan publik, semua ini dilaksanakan dengan gotong royong,” ujarnya.
Diharapkan langkah ini mampu memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat Pangkep, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam proses pembangunan.


Tinggalkan Balasan