SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel), Irjen Pol Yudhiawan Wibisono, memastikan kesiapan jajarannya dalam mengamankan gelaran Pilkada serentak di 24 kabupaten/kota se-Sulsel.

Irjen Pol Yudhiawan Wibisono mengatakan, 9.431 personel kepolisian akan dikerahkan untuk menjaga keamanan dan kelancaran pesta demokrasi tersebut, terdiri dari 8.232 personel dari jajaran Polres dan tambahan 1.199 personel dari Polda Sulsel.

“Kita melibatkan total 8.232 personel dari Polres jajaran, ditambah personel dari Polda Sulsel 1.199 personel, nanti akan kita sebar pada tanggal 25 November, yaitu untuk membackup Polres jajaran,” ujar Yudhiawan kepada wartawan saat melakukan kunjungan kerja di Mapolres Pangkep, Senin (18/11/2024).

Kapolda Sulsel juga menyebutkan bahwa pihaknya telah memetakan tingkat kerawanan Pilkada. Berdasarkan hasil pemetaan, Kabupaten Pangkep tidak masuk kategori daerah rawan. Meski demikian, dukungan pengamanan tetap disiapkan melalui skema Bantuan Kendali Operasi (BKO).

“Kita juga punya pola-pola pengamanannya, baik itu sangat rawan, rawan, dan kurang rawan ada empat item. Kemudian yang terakhir adalah TPS khusus, jadi sudah kita petakan,” bebernya.

Dia menambahkan, wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi akan mendapatkan pengiriman pasukan tambahan, termasuk dari Polda Sulsel.

“Ada pengiriman pasukan berlebih, yaitu ditambah 1.199 personel, ada 8 wilayah, mulai dari Makassar. Kebetulan Pangkep tidak termasuk rawan, jadi BKO (Bantuan Kendali Operasi-red) saja. Tapi kita siapkan personel dari Polda,” lanjutnya tanpa merinci daerah rawan tersebut.

Sekadar diketahui, Kapolda Sulsel melakukan kunjungan kerja ke Pangkep untuk memastikan kesiapan pengamanan Pilkada, sekaligus meresmikan asrama polisi (Aspol) Polres Pangkep yang baru.