SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pangkep bersama Kepolisian Resort (Polres) Pangkep memusnahkan ribuan buku nikah dengan cara dibakar, Senin (11/11/24).
Pemusnahan yang dilakukan di halaman kantor Kemenag ini bertujuan mencegah penyalahgunaan buku nikah yang kadaluwarsa.
Kepala Kantor Kemenag Pangkep, Muhammad Nurhalik, mengungkapkan bahwa buku nikah yang dimusnahkan berjumlah 8.118 pasang. Buku-buku ini adalah terbitan tahun 2021-2022 yang sudah ditarik dari peredaran oleh Kementerian Agama pusat.
“Sesuai instruksi pusat, buku nikah terbitan 2021-2022 di seluruh wilayah Indonesia harus dimusnahkan,” ujar Nurhalik.
Pemusnahan ini dilakukan agar buku nikah lama tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Buku nikah ini merupakan dokumen negara dan sangat rentan disalahgunakan. Dengan pemusnahan ini, potensi penyalahgunaan bisa diminimalisir,” tambah Nurhalik.
Lebih lanjut, dia menyatakan harapannya agar wilayah Pangkep tetap kondusif, khususnya dalam hal penggunaan buku nikah.
“Buku nikah hanya untuk mereka yang berhak, dan langkah ini adalah upaya menjaga keamanan serta tertib administrasi di Pangkep,” tutupnya. (**)


Tinggalkan Balasan