SimpulRakyat.co.id, Makassar – Netralitas aparat pemerintah tingkat RT-RW di Kelurahan Banta-Bantaeng, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, dipertanyakan.

Hal ini mendorong Ketua Kerukunan Keluarga Turatea Kecamatan Rappocini, A Muh Yunus Ali, menyuarakan kritik keras terhadap keterlibatan oknum RT-RW dalam politik praktis.

Dalam keterangannya kepada media ini, Senin (21/10/2024) malam, Yunus Ali menyampaikan keprihatinannya sebagai tokoh masyarakat.

Ia menilai sejumlah Ketua RT dan Ketua RW di Kelurahan Banta-Bantaeng tidak menjaga netralitas, bahkan terjun langsung melakukan kampanye untuk memenangkan Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar periode 2024-2029, dengan nomor urut 3.

“Saya punya bukti foto dan video lengkap terkait keterlibatan para Ketua RT-RW itu. Selain itu, ada juga seorang anggota Laskar Pelangi yang menjadi motor penggeraknya,” ungkap Yunus Ali.

Ia mendesak Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar dan Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar agar segera mengambil tindakan tegas terhadap para oknum yang terlibat.

Menurutnya, ketegasan diperlukan agar aturan ditegakkan dan netralitas aparat pemerintah tetap terjaga.

Yunus Ali juga mengingatkan komitmen Pj Sekda Makassar, Irwan Adnan, yang menyatakan tidak akan mentoleransi keterlibatan aparatur hingga tingkat RT-RW dalam politik praktis.

“Irwan Adnan sudah mengeluarkan ancaman tegas. Jika ada yang melanggar, beliau siap mengambil tindakan sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Yunus Ali.

Ia berharap peringatan ini dapat menjadi momentum bagi pemerintah untuk memperbaiki disiplin aparatur dan memastikan tidak ada lagi pelanggaran di masa mendatang. (James)