SimpulRakyat.co.id, Luwu – Staf Ahli Bupati Kabupaten Luwu Bidang Sosial, Politik dan Hukum, Masling Malik memilih bungkam usai videonya yang diduga melanggar Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) pada momen Pilkada Luwu 2024.

Video viral tersebut berujung dilaporkan ke Bawaslu Luwu pada Senin (7/10) sore.

“Sudah ada laporannya, barusan ini balik (dari kantor Bawaslu),” kata Irpan saat dikonfirmasi melalui WhatsApp-nya.

Setelah menerima laporan tersebut, Irpan menerangkan bahwa laporan tersebut akan diperiksa untuk memastikan kelengkapan berkas yang dibutuhkan. Proses tersebut akan berlangsung selama 2 hari.

“Di tunggu Prosesnya , diperiksa dulu laporanya sudah lengkap apa belum, 2 hari kedepan ditunngu hasil kajiannya Bawaslu,” tambah Irpan.

Wartawan media ini, berusaha melakukan konfirmasi, dan membukakan ruang klarifikasi melalui telepon genggamnya, terkait video tersebut sejak Minggu, 6 Oktober kemarin, namun belum mendapatkan respon apapun.

Atas Video tersebut, dugaan keberpihakan Masling Malik terhadap salahsatu calon bupati di Luwu semakin kuat setelah sebelumnya juga sempat beredar foto dirinya kongkow bersama calon bupati tersebut.

Meski belum diketahui jelas kapan tanggal foto itu diabadikan, namun foto tersebut viral pada momen Pilkada tahun ini.

Foto Maslin Kongkow bersama Pasangan Calon Bupati Luwu, foto diterima redaksi simpul rakyat Sabtu, 5 Oktober 2024.

Ironisnya, meski diduga tidak Netral di Pilkada Luwu, Masling nampak aktif menghadiri kegiatan pemerintah daerah yang berkaitan dengan tahapan pemilu.

Pada 16 Juli lalu, Masling bersama Pj Bupati Luwu, Muh Saleh, berfoto bersama dengan seluruh peserta Rakor Pemda dalam Kesiapan Penyelenggaraan Pilkada serentak tahun 2024.

Masling bersama Pj Bupati Luwu, Muh Saleh, berfoto bersama dengan seluruh peserta Rakor Pemda dalam Kesiapan Penyelenggaraan Pilkada serentak tahun 2024. (Foto: Ist)

Sebelumnya, sebuah video rekaman yang memperlihatkan sejumlah ASN di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Luwu, diduga membahas salah satu pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati, Pata-Dhevy, beredar luas di media sosial, Sabtu, 5 Oktober lalu.

Diduga, Masling Malik juga terekam Dalam video tersebut, terlihat beberapa ASN yang diduga terlibat dalam sebuah tim bernama Laskar Plat Merah Pata-Dhevy.