SimpulRakyat.co.id, Makassar – Jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kota Makassar, suhu politik kian memanas.

Pasalnya, dua kandidat dari Partai Demokrat, Aliyah Mustika Ilham dan Adi Rasyid Ali (ARA), sedang beradu strategi untuk merebut rekomendasi partai berlambang Mercy tersebut.

Aliyah yang kini menjabat sebagai anggota DPR RI dari Partai Demokrat, tampaknya telah memantapkan langkahnya untuk mendampingi calon Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi).

Sementara itu, ARA, menjabat sebagai Ketua Demokrat Makassar, telah menyepakati paket koalisi dengan Ketua PKS Sulsel, Amri Arsyid.

Pada peta politik yang semakin ketat ini, diketahui Partai Demokrat memiliki tiga kursi di DPRD Makassar berdasarkan hasil Pileg 2024 lalu.

Namun, untuk memenuhi syarat minimal pendaftaran pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Makassar, yakni 10 kursi, baik Aliyah maupun ARA harus mencari mitra koalisi yang tepat.

Appi-Aliyah mengklaim telah memenuhi syarat tersebut dengan kombinasi Partai Golkar (6 kursi), Demokrat (3 kursi), dan Perindo (1 kursi).

Sementara itu, paket Amri-ARA memiliki dukungan dari PKS dengan enam kursi dan Demokrat dengan tiga kursi.

Ketika bertemu dengan Ketua DPD Demokrat Sulsel, Ni’matullah, ARA mengungkapkan tujuan kunjungannya untuk menyampaikan progres dari koalisi antara Demokrat dan PKS.

“Pertemuan ini sangat penting untuk menjaga komitmen koalisi kami,” kata ARA.

Dia menambahkan bahwa mereka telah mengantongi surat tugas dari partai masing-masing dan akan melanjutkan silaturahmi dengan partai-partai lain.

Sementara Ketua PKS Sulsel, Amri Arsyid, menekankan bahwa pembagian posisi 01 dan 02 dalam paket koalisi akan dibahas lebih lanjut.

“Saat ini, fokus kami adalah melangkah bersama dalam wujud koalisi partai. Kami berharap untuk mendapatkan rekomendasi dan surat tugas dari Hanura yang memiliki satu kursi di DPRD Makassar,” ungkapnya.

Amri juga memastikan bahwa PKS hanya akan mengeluarkan satu SK untuk calon yang terpilih, dan dia mengharapkan dukungan Hanura untuk memperkuat koalisi.

“Kami akan mengajak Hanura bergabung dalam koalisi sehingga kami bisa mendaftar pada 27 Agustus mendatang,” tambah Amri.