SimpulRakyat,co.id, Pangkep – Pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Pangkep, Andi Muhammad Khairul Akbar-Amiruddin Tahir mantap mewakafkan diri demi memajukan Kabupaten Pangkep. Pasangan berakronim AMKA-Amir itu mendorong perubahan harus segera dilakukan di kabupaten tiga dimensi ini.

Hal tersebut diungkapkan Andi Muhammad Khairul Akbar (AMKA) saat menyampaikan orasi politiknya di acara deklarasi Paslon AMKA-Amir di halaman Stadion Andi Mappe, Kelurahan Padoang-doangan, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Kamis (29/8/2024).

“Sebagai warga negara, kami berdua punya hak untuk dipilih dan memilih, Maka dari itu, dengan segala kerendahan hati, kami berdua tidak membanggakan apa-apa, yang ingin kami lakukan berdua mewakafkan diri kami kepada Kabupaten Pangkep yang kita cintai ini,” kata AMKA di hadapan ribuan pendukungnya.

Calon Bupati Pangkep ini juga menekankan, langkah mereka berdua bukanlah soal ambisi pribadi, melainkan dedikasi sebagai putra daerah untuk mewujudkan Pangkep yang lebih baik.

“Saya lahir dan dibesarkan di kota ini, maka dari itu kami berdua, insya Allah akan maju berjuang untuk mewujudkan Pangkep yang lebih bagus kedepannya,” ujar AMKA dengan suara serak.

Meski demikian, AMKA tak menampik, para kandidat pasangan calon kepala daerah tahun ini merupakan putra terbaik Kabupaten Pangkep.

“Kami berdua bukanlah siapa-siapa. Insya Allah, kedepannya yang akan maju adalah semua putra terbaik Kabupaten Pangkep, tentu tujuannya ingin memajukan Kabupaten Pangkep,” imbuh dia.

Sebelumnya, Andi Muhammad Khairul Akbar menyampaikan suka dan duka yang dialami Paslon AMKA-Amir untuk mendapatkan ‘tiket’ Pilkada Pangkep yang penuh tekanan dari kalangan oknum elit politik.

“Perjalanan kami berdua di ujung sangatlah merasa tertekan dan terjepit. Pada siang hari ini, tak henti-hentinya kami meneteskan air mata berdua, karena hambatan itu tak ada henti-hentinya untuk kami berdua,” ungkap AMKA penuh haru.

Senada dengan AMKA, calon wakil bupati Pangkep, Amiruddin Tahir juga mengungkapkan soal hambatan yang dialami pihaknya saat ‘berburu tiket’ Pilkada.

“Begitu besar hambatan bagi kami berdua, dicekal ke sana ke sini (untuk mendapat partai pengusung),” kata dia.

“Mohon doa dan dukungan kalian. Jika bapak/ibu sekalian ingin perubahan, ayo rapatkan barisan untuk memenangkan AMKA-Amir,” tandas Amiruddin diiringi pekikan pendukung “Majuki Gondrong”.

Sekadar diketahui, pasangan AMKA-Amir diusung Partai Amanat Nasional (PAN), Hati Nurani Rakyat (Hanura), Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Persatuan Indonesia (Perindo) dan Ummat.