SimpulRakyat.co.id, Makassar – Final Duta Remaja Provinsi Sulawesi Selatan telah terlaksana pada 26 Mei 2023 lalu, berlangsung di Auditorium Universitas Ciputra Makassar.
Finalis Duta Remaja Sulsel asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) diwakili oleh Muhammad Fikram, Hildayanti, Nur Hikmah, dan Inayah Amelia.
Performance mereka hingga sampai di titik final, sangat luar biasa, apalagi utusan Putera Muhammad Fikram yang berhasil meraih Best Advokasi Duta Remaja Sulawesi Selatan.
Tema yang diangkatnya sangat memukau para juri karena langsung menyentuh remaja dan berkaitan erat dengan keseharian dari Muhammad Fikram.
Anak dari Naharuddin yang merupakan sopir PT Tupabbiring Trans Logistik ini memberikan advokasi yang layak ditiru oleh remaja lainnya.
Pasalnya, dari kesehariannya sebagai driver bentor muncul ide untuk membuat BENLI (Bentor Literasi).
Buku-buku yang selama ini dikoleksinya dibawa di atas bentor dengan tujuan para penumpang, baik anak sekolah atau pun ibu rumah tangga dapat membaca beberapa halaman sebelum sampai di tujuan.
Ide Muhammad Fikram ini pun kemudian menjadi alasannya untuk mengikuti ajang Duta Remaja Sulawesi Selatan dan membawanya meraih penghargaan dan predikat sebagai Best Advokasi.
Meski gagal masuk Top 8 kala itu, namun anak kelahiran 20 Juni 2004 ini sudah cukup berbangga hati dengan membawa pulang predikat sebagai Best Advokasi Duta Remaja Sulawesi Selatan.
“Saya hanya berbuat hal kecil, karena saya tahu segala yang membuat kita bisa dihargai adalah dengan memulai sebuah hal sederhana, tapi konsisten dilakukan dan memberikan dampak bagi anak remaja, khususnya di kabupaten saya,” kata dia
“Dari riset saya, selama menjalankan BENLI, di Pangkep ada perpustakaan daerah, ada taman baca, dan ada perpustakaan keliling, namun tidak berfungsi maksimal bahkan hanya jadi tempat yang terbengkalai fungsinya. Namun dengan saya melakukan advokasi literasi melalui pekerjaan saya, minimal minat baca anak-anak remaja bisa tumbuh dan saya bisa jadi orang yang berguna untuk mereka,” jelas Fikram.
Fikram berharap, predikat best advokasi Duta Remaja Sulsel yang diraihnya itu mendapat apresiasi dari Pemkab Pangkep untuk pengembangan literasi di kampungnya.
“Dengan predikat best advokasi yang saya bawa pulang ini, sekiranya saya dan Duta Remaja Sulsel Perwakilan Kabupaten Pangkep bisa bertemu langsung dengan semua stakeholder. Terutama dengan Bapak Bupati Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan,” harap Fikram.


Tinggalkan Balasan