SimpulRakyat.co.id, Luwu – Dunia pendidikan pantas bersedih, ratusan anak-anak terlantar tidak lagi memiliki tempat belajar setelah bencana banjir dan tanah longsor melanda Kabupaten Luwu pada Jumat 3 Mei lalu.

Meski bencana telah berlalu, namun lebih dari seratus siswa dari 2 Sekolah Dasar di Kecamatan Latimojong belum dapat merasakan duduk di bangku sekolah, setelah sekolahnya dinyatakan hanyut tersapu Longsor.

88 orang siswa SDN 476 Makalua dan 39 siswa SDN 633 Tibussan Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu hingga hari ini, Jumaat, masih diliburkan hingga waktu yang belum ditentukan.

“Sekolah-sekolah di Latimojong masih diliburkan, belum kita tahu kapan bisa sekolah lagi, sementara masih tanggap bencana, kami akan rapatkan, bicarakan seperti apa kedepan. Tapi, untuk sekolah-sekolah lainnya di luar Latimojong, hari Senin sudah bisa masuk, sudah ujian,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu, Andi Palanggi.

Selain 2 sekolah yang tersapu Banjir dan Tanah Longsor, 21 sekolah lainnya turut terdampak. Ada yang mengalami rusak berat, hingga rusak ringan. Berikut data sekolah yang terdampak.

“Masih banyak sekolah yang tertimbun Lumpur, ini sementara kami baru bergeser dari SDN 429 Sagenae, baru selesai kami bersihkan, Kegiatan dinas pendidikan sekarang mengkoordinasikan pembersihan sekolah..dan berbagi sembako bagi guru dan murid yg terdampak” kata Andi Palanggi, Jumat (10/5) siang.

Berikut data yang terkena dampak banjir:

Sekolah Dasar (SD)

1. SDN 247 Tondoto Tangnga, Kecamatan Suli,
2. SDN 429 Sagenae, Kecamatan Suli,
3. SDN 17 Lempokasi, Kecamatan Suli,
4. SDN 228 Suli, Kecamatan Suli,
5. SDN 13 Kombong, Kecamatan Suli,
6. SDN 10 Murante, Kecamatan Suli,
7. SDN 11 Buntu Barana desa Buntu Barana, Kecamatan Suli Barat
8. SDN 472 Tobolong, Desa Buntu Barana Kecamatan Suli barat
9. SDN 12 Lindajang, Kecamatan Suli Barat,
10. SDN 476 Makalua, desa Makalua Kecamatan Latimojong.
11. SDN 633 Tibussan, Kecamatan Latimojong.
12. Bupon
13. SDN 227 Larompong, kelurahan Larompong, Kabupaten Luwu

Sekolah Menengah Pertama (SMP)

1. SMPN 1 Larompong, Kecamatan Larompong,
2. SMPN 1 Suli, Kecamatan Suli,
3. SMPN 1 Ulusalu, Satap, Kecamatan Latimojong,
4.SMPN 1 Tibussan Satap, Kecamatan Latimojong.
5.Mtsn Suli, kecamatan Suli

Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non Formal (PAUD dan PNF)

1. TK Al-ikhlas cimpu, desa Cimpu, kecamatan Suli.
2. TK Nurul Yakin Malela, Kecamatan Suli
3. TK Pertiwi Belopa
4. TK Permata Temboe Larompong Selatan.

Untuk diketahui, Pasca-bencana Banjir dan Tanah Longsor di Kabupaten Luwu, sebanyak 13 orang telah dinyatakan meninggal dunia.

Sementara, 134 rumah warga Hanyut. Diantaranya 46 rumah di desa Marinding. di Desa Cimpu 1 rumah, Desa Poringan 30 rumah, Desa Kaili 22 rumah, Desa Mardinding 46 rumah, Desa Saronda 14 rumah, Desa Bone Lemo 17 rumah, dan Desa Balla 4.