SimpulRakyat.co.id, Religi – Beramal seperti berkebun, beramal yang dimaksud adalah melakukan perbuatan baik. Kebaikan berarti sesuatu yang memiliki manfaat. Syari’ah Islam memerintahkan untuk beriman dan beramal saleh serta betakwa dengan mengharap Allah melimpahkan rahmat-Nya. Sebab segala kebaikan ada di sisi-Nya, maka Rahmat Allah adalah kebaikan yang senantiasa diharap.
Beramal dalam arti berbuat dapat dilihat secara menyeluruh sebagai suatu rangkaian yang bersifat menyeluruh. Didasari iman, tumbuh dalam amal salih dan dalam perkembangan ketaqwaan. Rangkaian secara keseluruhan yang sederhana tersebut menjadi gambaran keseluruhan kehidupan. Hidup ideal yang baik.
Semacam ibarat, rangkaian hidup ideal adalah berkebun. Perkebunan yang menjadi tempat mengais rezeki dengan tumbuh-tumbuhan. Tidak semata satu macam, semisal pertanian padi, tomat, dan lain sebagainya namun dengan pohon dan jenis yang lebih dari sekedar tanaman biji-bijian (zurro‘).
Sebagaimana adanya, perkebunan yang tertanam telah terjaga dan senantiasa terpelihara pohon dari berbagai macam buah. Menghasilkan rezeki tidak hanya bagi pemilik dapat menikmatinya namun dapat dijadikan sumber rezeki oleh berbagai kalangan tanpa terkecuali.
Harus dilestarikan dan tidak boleh dirusak dengan alasan-alasan karena Allah tidak menyukai kerusakan tersebut dalam al-Qur’an di antaranya pengrusakan terhadap tumbuhan.
Allah memerintahkan untuk tidak merusak amalan sebagaimana Allah juga tidak menyukai orang-orang yang melakukan pengrusakan terhadap tumbuhan serta di laut dan di bumi secara keseluruhan yang telah nyata disebut juga dalam al-Qur’an. Namun justru Allah memerintahkan untuk berbuat kebaikan.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman sebagaimana artinya dalam al-Qur’an Surat Muhammad Ayat 31 berikut sekaligus penutup ulasan tentang beramal dalam pengibaratan dengan berkebun: “Wahai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul serta jangan batalkan amal-amalmu!”
Oleh: Nazwar, S. Fil. I., M. Phil. (Penulis Lepas Lintas Jogja Sumatera)


Tinggalkan Balasan