SimpulRakyat.co.id, Luwu – Pemerintah Kabupaten Luwu bersama pihak Kementrian Agraria Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) gelar ekspose akhir terkait Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu.

Kegiatan tersebut digelar di Sebuah Hotel di jalan Trans Sulawesi, Kota Belopa, pada hari Selasa, (19/12) siang.

Asisten Administrasi Pembangunan Sekda Kabupaten Luwu, Albaruddin Andi Picunang mengungkapkan jika Ekspos dilakukan setelah materi penyusunan RDTR Kecamatan Latimojong dianggap rampung.

“Ini adalah ekspose akhir, setelah proses panjang sejak bulan Agustus lalu dimulai pembahasannya,’ kata Albaruddin.

Albar melanjutkan jika RDTR Kecamatan Latimojong dianggap perlu segera dihadirkan Agar investasi di Latimojong lebih terarah dengan adanya konsep tata ruang nanti.

“Ini akan menjadi peraturan bupati, ini tapi masih mau konsultasi dengan kementrian-kementrian lain. Dan masih konsultasi dengan berbagai stakeholder sebelum ditetapkan sebagai peraturan,” tambah mantan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Luwu itu.

Di tempat yang sama, Kasubdit Perencanaan Detail Tata Ruang Kawasan Sosial Budaya Kementrian ATR/BPN, Budi Santosa menerangkan jika kegiatan tersebut merupakan bantuan teknis dari kementrian ATR/BPN untuk menyusun rencana tata ruang di kecamatan Latimojong.

“Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Kementrian Investasi, memerintahkan kami, sehingga outputnya adalah rencana tata ruang yang nantinya dapat terintegrasi dengan sistem OSS, sehingga perizinannya bisa cepat,” kata Budi

“Kami yang membuat materi teknisnya, nanti pemerintah yang akan menindak lanjuti penetapan peraturan kepala daerah. Jadinya Perbup, karena RDTR sekarang itu Perbup,” tambah Budi.

Dalam penyusunan RDTR ini, Budi mengaku memperhatikan semua aspek, namun saat ini, fokus pada percepatan investasi sehingga unsur-unsur penunjangnya yang lebih diperhatikan.

“Bagaimana jalannya bisa mendukung, pola ruangnya seperti apa, RTH-nya, pemukiman dan pusat-pusat kotanya seperti apa,” terang Budi.

Dalam penyusunan RDTR lanjut Budi, juga tidak terlepas daripada aspirasi masyarakat yang diwakili oleh Kepala Desa, Tokoh Masyarakat, juga Camat.

“Agustus September dimulai, ini ekspose akhir, sisa nanti satu tahap lagi pertemuan lintas sektor, ada beberapa yang perlu juga diselesaikan oleh teman-teman dari kabupaten,” kuncinya.

Untuk diketahui, pada ekspose akhir RDTR Kecamatan Latimojong, dihadiri Kadis PUTR, Kepala Bappelitbangda, Kadis DLH dan sejumlah tim teknis lainnya.