SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Pengurus pusat Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa (IPPM) Pangkep kembali menggelar aksi unjuk rasa di Jalan Sultan Hasanuddin, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Senin (6/11/2023).
Pada aksi ini, IPPM Pangkep menyoroti kejanggalan beasiswa untuk mahasiswa. Demonsran mensinyalir tim verifikasi berkas melakukan manipulasi data.
“Kejanggalan (beasiswa-red), beberapa informasi yang kami dapatkan terkait manipulasi data (berkas penerima beasiswa),” ungkap Jenderal Lapangan, Wahyudi ke SimpulRakyat.co.id.
Selain itu, Wahyudi juga mengaku kesal, lantaran pihaknya sulit menemui Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau untuk menyampaikan aspirasi mahasiswa.
“Pemerintah dalam hal ini Bupati Pangkep, mulai dari (aksi) jilid pertama hingga jilid ke dua tidak menemui kami,” kesal Wahyudi.
Selain itu, IPPM Pangkep juga menyorot soal penyelesaian gaji THL Satpol PP dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), serta dugaan pemotongan tunjangan sertifikasi guru oleh Dinas Pendidikan Pangkep.
“Pada persoalan tunjangan anggaran sertifikasi guru, ada dugaan pemotongan berdasarkan hasil investigasi kami di sekolah,” kunci Wahyudi.


Tinggalkan Balasan