SimpulRakyat.co.id, Makassar – Pemerintah Kecamatan Bontoala melalui Lurah Barayya mengunjungi salah seorang warga yang telah lama mengidap penyakit lumpuh layu, di Jalan Kandea 3, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Senin (20/11/2023).

Plt Lurah Baraya Nadhira Hasyim mengungkapkan kunjungan tersebut berdasarkan laporan masyarakat sekitar yang menemukan ada sebuah keluarga prasejahtera yang memiliki anak mengidap penyakit lumpuh layu.

“Kami turun melihat langsung warga yang mengalami lumpuh layu sejak lahir, umurnya saat ini sudah 8 tahun dan kondisinya sungguh memprihatinkan.” ucap Nahdira.

Plt Lurah Baraya Nadhira Hasyim menjenguk warga yang telah lama mengidap penyakit lumpuh layu. (Foto: Ist)

Setibanya di lokasi, Lurah Baraya menyempatkan diri mendengarkan curhatan warganya mengenai persoalan persoalan seputar warga seperti penyaluran bantuan sosial (Bansos), program PHK dan program KIS.

Usai berkunjung Nadhira tak lupa memberikan santunan ala kadarnya untuk membantu ekonomi keluarga tersebut.

“Jangan melihat nilainya, tapi niat kami adalah ingin semua masyarakat mendapatkan perhatian dan pelayanan yang sama dari pemerintah.” ungkapnya.

Sementara, Tiara ibu bocah pengidap lumpuh layu mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kunjungan Lurah Baraya yang merespon cepat keluhan warga.

“Saya sangat bersyukur, ibu lurah sudah sudi datang ke rumah kami dan melihat langsung kondisi kami.” ungkap Tiara kepada media.

Diketahui, bocah Nur Alifah sejak lahir sudah mengalami kelainan fisik, dari keterangan ibunya Tiara, anaknya mengalami perkembangan yang tidak normal.

“Menurut Dokter di RS. Wahidin anak saya mengidap penyakit meningoensefalitis (infeksi jaringan otak) jadi dioperasi diambil sebagian otaknya, makanya kondisinya tidak bisa duduk.” urai Tiara.

Usai menjalani operasi, bocah Nur Alifah tak lagi melanjutkan proses pengobatannya lantaran terkendala biaya, “Sejak itu tidak pernah mi ke dokter. Tidak ada KIS ku kodong, kalau bisa dibantu pak di Dinsos.” harapnya.

Menanggapi berita ini Plt. Kepala Dinas Sosial kota Makassar Armin Paera langsung menurunkan anggotanya ke rumah warga untuk melakukan assessmen.

“Saya sudah turunkan anggota untuk assessmen ke warga hari ini juga.” ujar Kadinsos Makassar melalui pesan singkat.

Sedangkan mengenai kendala warga terhadap biaya pengobatan, kata Armin telah melakukan proses perubahan data agar terakomodir menjadi penerima layanan program KIS.

“Kita upayakan bantu warga agar segera terproses untuk menerima layanan KIS.” jelasnya.