SimpulRakyat.co.id, Makassar – Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Makassar terus berupaya menjaga stabilitas harga barang maupun Sembako, khususnya pada komoditi beras, telur, sayuran, agar tetap terjangkau bagi warga Kota Makassar.
“Upaya untuk menjaga agar tidak terjadi kenaikan harga yang bergejolak dan naik signifikan, dengan fokus pada komoditi yang bisa kita antisipasi, seperti beras, telur, sayuran, dan lain-lain,” ungkap Kepala Disdag Kota Makassar, Arlin Ariesta kepada awak media di Kota Makassar, Selasa (01/08/2023).
Kendati demikian, Arlin mengaku, tidak semua ancaman kenaikan harga mampu diantisipasi Dinas Perdagangan Kota Makassar, di antaranya harga bahan bakar minyak (BBM) dan biaya teransportasi.
“Ancaman kita ada juga dari harga-harga yang bukan menjadi wewenang pemerintah daerah, seperti harga bahan bakar, harga transportasi udara, laut, darat, dan kendaraan umum online roda 2 dan 4, perlu diwaspadai dan antisipasi,” imbuh dia.
Dia juga mengungkapkan, turunnya angka inflasi yang ada di Kota Makassar ini menjadi tantangan tersendiri bagi Pemkot Makassar agar terus menjaga hal baik tersebut.
“Turunnya angka inflasi di angka stabil 3,49% merupakan tantangan bagi Tim TPID dan jajaran Pemkot Makassar untuk terus mempertahankan angka inflasi tetap stabil,” tuturnya.
“Perlu terus di antisipasi harga komoditas-komoditas yang volatile atau mudah berfluktuasi dan antisipasi stok serta distribusi serta meningkatkan peran produk-produk dari Longwis,” pungkas Arlin. (*)


Tinggalkan Balasan