SimpulRakyat.co.id, Religi – Bulan Suci Ramadan merupakan bulan yang penuh keberkahan, serta setiap amalan yang dikerjakan di bulan ini akan dilipatgandakan pahalanya, olehnya itu ada tiga amalan yang sangat penting dan perlu dapat perhatian khusus untuk dikerjakan, di antaranya:

1. Memperbanyak Membaca Alqur’an

Pahala bacaan Alquran dilipat gandakan oleh Allah

Orang yang senantiasa membaca Alqur`an akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT.

Rasulullah SAW pernah Bersabda:

عَنْ عَبْد اللَّهِ بْنَ مَسْعُودٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَقُولُ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ َصَلّى الله عليه وسلم: منْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ، وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا لاَ أَقُولُ الم حَرْفٌ، وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ، وَلامٌ حَرْفٌ، وَمِيمٌ حَرْفٌ. رواه الترمذي

Abdullah bin Mas’ud ra berkata: Rasulullah saw pernah:

Barang siapa yang membaca satu huruf dari Alqur’an maka baginya satu kebaikan, dan kebaikan itu akan dilipat gandakan sepuluh kali. Aku tidak mengatakan bahwa ألم (alif laam mim) itu satu huruf, akan tetapi alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf.

Hadis sahih, diriwayatkan oleh al-Tirmizi (hadis no. 2835), beliau berkata: Hadis ini Hasan Sahih Gharib.

Alquran menjadi penolong bagi pembacanya

Rasulullah Sallallahu alaihi wassalam bersabda:

عَنْ أَبِي أُمَامَةَ الْبَاهِلِيُّ، قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، يَقُولُ: اِقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لِأَصْحَابِهِ

Dari Abu Umamah al-Bahili ia berkata, aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Bacalah Alquran, sebab ia akan datang di hari kiamat kelak sebagai pemberi syafaat kepada pembacanya.” (HR. Muslim No. 804)

Oleh karena itu, sebagai seorang muslim hendaknya senantiasa membaca Alqur’an setiap saat Tampa mengenal lelah khusus di bulan ramadhan mulia ini.

Apa tak lagi kita sebagai seorang Muslim memiliki kewajiban terhadap Al quran sebagaimana di katakan Oleh Al-imam Al Jauzi ada 4 kewajiban kita terhadap Alqur’an, yakni mendengarkan Alqur’an, mengimani Alqur’an, membaca Alquran, dan berobat dengan Alquran.

2. Menjaga salat wajib dengan berjamaah dan juga salat Sunnah yang dianjurkan

Wajib salat berjamaah Firman Allah Azza wajallah

Surah Al baqoroh ayat 43

وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَارْكَعُوا مَعَ الرَّاكِعِينَ

Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku’lah beserta orang-orang yang ruku’.

Ayat ini menjadi dalil wajib sholat berjamaah di masjid bagi seorang laki laki.

Sholat Sunnah rowatib 12 rakaat

Berikut bunyi haditsnya.

‏ مَا مِنْ عَبْدٍ مُسْلِمٍ يُصَلِّي لِلَّهِ كُلَّ يَوْمٍ ثِنْتَىْ عَشْرَةَ رَكْعَةً تَطَوُّعًا غَيْرَ فَرِيضَةٍ إِلاَّ بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ أَوْ إِلاَّ بُنِيَ لَهُ بَيْتٌ فِي الْجَنَّةِ ‏

Artinya: “Jika seorang hamba Allah SWT salat 12 rakaat (sunah) setiap hari, sebelum dan setelah salat wajib, maka Allah SWT akan membangunkannya sebuah rumah di surga atau rumah akan dibangun untuknya di surga.” (HR Muslim).

Selain salat sunnah rowatib, salat sunnah yang dianjurkan untuk dilakukan, salat syuruq/isrqo, salat Dhuha, salat tarawih dan witir, salat malam/tahajjud.

3. Memperbanyak sedekah

Sedekah yang dilipat gandakan.

Allah berfirman: surah Al-Baqarah ayat 261

مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ ۗ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.”

Sedekah tak mengurangi harta

Pada dasarnya harta tak akan berkurang dengan sedekah, menyumbang, infak, dan berbagi, justru akan semaking bertambah dan penuh dengan berkah.

Sedekah adalah ibadah yang tidak akan mengurangi harta, sebagaimana Rasulullah SAW bersabda: “sedekah tidaklah mengurangi harta.” (HR. Muslim).

Ketiga amalan unggulan ini tak lepas dengan firman Allah SWT yang membutuhkan perhatian serius, disebabkan 3 amalan unggulan ini tak akan pernah membuat kita akan merugi selamanya.

Oleh sebab itu, lakukan amalan unggulan ini baik di luar Ramadan, lebih giat lagi di dalam bulan suci Ramadan.

Sebagaimana firman Allah:

إِنَّ ٱلَّذِينَ يَتْلُونَ كِتَٰبَ ٱللَّهِ وَأَقَامُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَأَنفَقُوا۟ مِمَّا رَزَقْنَٰهُمْ سِرًّۭا وَعَلَانِيَةًۭ يَرْجُونَ تِجَٰرَةًۭ لَّن تَبُورَ

Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca Kitab Allah (Al-Qur’an) dan melaksanakan salat dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepadanya dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perdagangan yang tidak akan rugi” (QS. Fatir: 29).

Allah telah memberikan peluang emas kepada hambanya di bulan Ramadan ini dengan berlipat ganda pahala yang telah kita lakukan dan yang akan kita lakukan, maka seharusnya kita berusaha memperbaiki kualitas ibadah kita dan tidak menyia-nyiakan kesempatan yang ada dan tak kenal lelah sampai ajal memisahkan kita.

Insya Allah, Mari kita membangun semangat dalam diri kita untuk terus Istiqomah dalam memperbanyak amal kebaikan.

Oleh : Ustadz Syarifuddin Lc