SimpulRakyat.co.id, Luwu – Berbagai rangkaian acara memeriahkan hari jadi Kota Belopa Sebagai ibu kota Kabupaten Luwu ke-17, yang digelar sejak 11 Februari hingga 26 Februari mendatang.
Satu di antaranya adalah Lomba Senam Kreasi Tana Luwu, yang digelar di tribun lapangan Andi Djemma Kota Belopa, Kabupaten Luwu pada Selasa (14/2) pagi.
Sebanyak 22 grup peserta senam kreasi memeriahkan acara yang dibuka oleh ketua TP-PKK Kabupaten Luwu, Hj Hayarna Hakim. Peserta dari perwakilan OPD, Kecamatan, puskesmas dan organisasi eksternal pemerintah.
Hayarna Hakim dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada panitia penyelenggara studio 18, serta support dari berbagai elemen, seperti Inspektorat Luwu, Masmindo, Honda Bintang belopa, RSUD Batara Guru dan pihak terkait lainnya.
Ia juga menyebutkan adanya lomba Senam Kreasi ini menjadikan HUT Kota Belopa yang ke 17 lebih berwarna. Ia berharap kegiatan positif tersebut dapat terus dikembangkan di tana Luwu. Pasalnya olahraga merupakan hal yang penting bagi masyarakat.
“Kegiatan Senam Kreasi ini membuat hari jadi kota belopa lebih berwarna. Lebih semarak juga karena banyak supporternya, semoga lancar. Kegiatan seperti ini sangat baik, olahraga penting, dibalik tubuh yang sehat, terdapat jiwa yang kuat,” katanya.
Sementara itu, ketua panitia pelaksana dari Studio 18, Imelda Moha mengatakan jika kegitan ini memperebutkan piala bergilir yang ke 2. Sayangnya tidak semua OPD berpartisipasi menjadi peserta dalam kegiatan ini. Tercatat hanya 7 yang ikut dari 35 OPD yang ada.
“Lomba senam kreasi tana Luwu
Memperebutkan piala bergilir ke 2. Ada 22 peserta 22 peserta, SKPD, kecamatan, organisasi, dan puskesmas,” kata Imelda.
Dipandu MC Adi Makassar, lomba tari dimulai dengan penampilan memukau dari perwakilan Ispektorat Kabupaten Luwu. Menggunakan pakaian adat seragam berwarna putih biru, mengangkat tema kostum kreasi Luwu.
“Tadi kita ada 7 orang, kita gunakan pakaian dengan temanya kostum kreasi Luwu merdeka dan gerakan senamnya kita buat dengan tema Tana Luwu energik dari inspektorat,” kata Devi, perwakilan penari dari Inspektorat Luwu.


Tinggalkan Balasan