Simpulrakyat.co.id, Sidrap – Tiap 1 Desember diperingati sebagai Hari Aids Sedunia, menurut sejarahnya sejak tahun 1988 dan WHO menetapkan 1 Desember dipilih sebagai Hari AIDS Sedunia.
Terkait hal itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB Sidrap, Dr Ishak Kenre SKM, MKes mengungkapkan bahwa Kasus HIV di Sidrap sampai Oktober 2022 sebanyak 29 orang dan masih didominasi faktor resiko LSL Laki seks Laki atau mencapai 55%.
“Untuk Kasus Positif HIV Di Sidrap berdasarkan data per Oktober antara lain LSL Laki Seks Laki sebanyak 16 orang, penyakit TB ada 2 orang , Pasangan Risti 2 orang , Pasangan ODHA 2 orang, Waria 2 orang , ibu hamil 1 orang serta penyakit lainnya ada 3 orang,” jelasnya, Jum’at (2/12/2022).
“Untuk diketahui, Pasangan Risti (Risiko Tinggi) ini adalah lelaki yang suka jajan, bukan sesama jenis kemudian pasangan ODHA yakni Tertular HIV dari pasangannya,” lanjutnya.
Dijelaskan pula, Hari AIDS 2022 mengusung tema “Equalize”. Melalui tema tersebut, peringatan Hari AIDS Sedunia 2022 mengajak masyarakat di seluruh dunia untuk mengatasi ketidaksetaraan yang menghambat kemajuan dalam mengakhiri HIV/AIDS.
“Pada peringatan Hari AIDS Sedunia yang pertama, fokus pada anak-anak dan remaja. Tujuannya, untuk menumbuhkan kesadaran yang lebih besar tentang dampak AIDS terhadap keluarga, bukan hanya kelompok-kelompok yang selama distigmatisasi,” katanya.
Lanjut dikatakan, tema itu memiliki arti besar yakni sebagai tindakan menyetarakan akses dan fasilitas layanan pengobatan HIV. Terutama untuk anak-anak, pekerja seks serta pengguna narkoba.
“Itu artinya, tema Equalize menuntut adanya undang-undang atau kebijakan yang mengatur stigma dan eksklusi yang dihadapi pengidap HIV. Dengan demikian, kehadiran mereka bisa dihormati dan diterima dengan layak oleh publik,” terangnya.


Tinggalkan Balasan